Joshuaa, Bocah Turnamen Warkop yang Jadi Andalan Indonesia di M8 Mobile Legends
Target Joshuaa tentu tidak ringan. Namun, perjalanan panjangnya di dunia Mobile Legends menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan internasional. Dia sudah mengenal permainan tersebut sejak berusia enam tahun dan mulai menekuni kompetisi sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Sepuluh tahun lalu, Joshuaa mulai mengikuti berbagai turnamen offline Mobile Legends yang biasa diselenggarakan di warung kopi. Meski usianya masih sangat muda, dia sudah terbiasa menghadapi pertandingan kompetitif, bahkan hingga larut malam.

Orang tua Joshuaa tidak terlalu khawatir ketika anaknya mengikuti turnamen warkop sampai pukul 01.00 dini hari. Sebab, dia biasanya pergi bersama sang kakak sehingga tetap mendapatkan pendampingan selama mengikuti kompetisi.
Namun, perjalanan Joshuaa tidak selalu berjalan mulus. Dia pernah mengalami hukuman larangan bertanding atau banned dalam sebuah turnamen offline. Setelah kembali mengikuti kompetisi, dia mulai meningkatkan kemampuannya dengan tampil di turnamen Mobile Legends tier 3 bersama sang kakak.
Usahanya mulai membuahkan hasil. Joshuaa bahkan pernah membawa timnya meraih peringkat ketiga dalam salah satu turnamen tier 3. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari prosesnya sebelum memasuki persaingan esports profesional.