Kejutan! Bagas Maulana Tinggalkan Ganda Putra, Dipasangkan dengan Indah Cahya
PBSI belum menetapkan Bagas dan Indah sebagai pasangan permanen. Hasil dalam beberapa turnamen awal akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih untuk menentukan kelanjutan proyek tersebut.
Proses transisi juga menuntut Bagas melakukan penyesuaian besar. Permainan ganda campuran memiliki pembagian peran, pola rotasi, dan karakter serangan berbeda dibandingkan ganda putra.
Indah juga harus membangun komunikasi serta pemahaman baru bersama Bagas. Kecocokan permainan keduanya akan terlihat saat menghadapi tekanan dalam pertandingan resmi.
“Kami tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Turnamen-turnamen awal ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk menentukan arah pembinaan dan kemungkinan pengembangan pasangan ini ke depan,” kata Eng Hian.
Eksperimen tersebut membuka babak baru dalam perjalanan karier Bagas. Penampilannya bersama Indah di Pontianak akan menjadi ujian pertama untuk melihat apakah keberanian pindah sektor dapat berkembang menjadi kekuatan baru bagi ganda campuran Indonesia.
Editor: Abdul Haris