Kemenpora Bahas Lanjutan Kompetisi bersama Gugus Tugas Covid-19

Antara ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 22:38 WIB
Kemenpora Bahas Lanjutan Kompetisi bersama Gugus Tugas Covid-19

Sejumlah pemain Persija Jakarta melakukan salam siku dengan skuat Bhayangkara FC pada Liga 1 2020 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). (Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari)

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan pertemuan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk membahas nasib kelanjutan kompetisi olahraga nasional yang direncanakan akan segera bergulir lagi.

Pertemuan tersebut dihadiri Deputi 1 BNPB Gugus Tugas Covid-19 Bernardus Wisnu Widjadja, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Wakil Sekjen PP Perbasi Achmad Ferdy Zain, Direktur Utama Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Junas Miradiarsyah, dan Sekjen PBSI Achmad Budiharto.

Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan, pertemuan yang dilakukan di Kantor BNPB tersebut adalah respons cepat dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setelah Kemenpora menyampaikan surat pada 23 Juni perihal permohonan arahan terhadap sejumlah event bulutangkis dan cabang olahraga lainnya.

“Pimpinan Gugus Tugas pada intinya menekankan para pemangku kepentingan bidang olahraga tetap harus memperhatikan realita, bahwa penyebaran Covid-19 ini masih terus berlangsung," ujar Gatot, Kamis (25/6/2020).

Oleh karena itu, jika memang benar-benar ingin menggelar kompetisi, Gugus Tugas menegaskan untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan serta rutin melakukan tes PCR secara berkala demi terhindar dari potensi terciptanya klaster baru penyebaran Covid-19.

Selain itu, Gugus Tugas juga meminta agar tempat penyelenggaraan kompetisi olahraga tidak berlangsung di wilayah yang penyebaran Covid-19 masih mengkhawatirkan. Pihak penyelenggara diwajibkan berkoordinasi dengan pihak Gugus Tugas daerah setempat dan instansi terkait.

Kejadian yang dialami petenis Serbia Novak Djokovic sebagai penanggung jawab turnamen Adria Tour 2020 di Beograd, yang telah mengakibatkan dirinya, keluarganya dan tiga rekannya ikut terjangkit Covid-19 juga sempat dibahas dalam rapat tersebut.

Peristiwa tersebut, kata Gatot, harus menjadi pelajaran tak mudah untuk memutar kembali kompetisi olahraga di tengah kondisi di mana laju penyebaran Covid-19 masih belum terkendali.

"Kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bahwa komunitas olahraga tidak boleh underestimate dengan (kondisi) masih tingginya potensi penyebaran Covid-19," kata Gatot.

Sejumlah kompetisi olahraga nasional seperti IBL 2020, Liga 1 dan 2 Indonesia direncanakan kembali digelar sehubungan dengan adanya lampu hijau dari pemerintah.

PSSI pada 19 Juni resmi memutuskan untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 dan 2 mulai September atau Oktober.

Sementara IBL 2020 akan berlanjut langsung ke babak playoff yang direncanakan digelar pada awal September sampai awal Oktober mendatang.

Editor : Abdul Haris