Khabib Nurmagomedov Santai jika Duel Vs Tony Ferguson Batal

Reynaldi Hermawan ยท Rabu, 01 April 2020 - 06:38 WIB
Khabib Nurmagomedov Santai jika Duel Vs Tony Ferguson Batal

Duel Khabib Nurmagomedov versus Tony Ferguson terancam batal. (Foto: YouTube)

DAGESTAN, iNews.idKhabib Nurmagomedov tak panik meski pertarungannya dengan Tony Ferguson  di UFC 249 pada 18 April mendatang batal. Petarung yang dijuluki The Eagle itu masih menunggu keputusan resmi dari promotor.

Duel tersebut sejatinya digelar di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Namun pandemi virus corona membuat otoritas Negeri Paman Sam sulit memberikan izin menggelar agenda yang melibatkan banyak orang.

Kemudian timbul spekulasi kalau UFC memindahkan pertarungan tersebut ke Uni Emirat Arab. Namun masalah baru kini muncul. Khabib yang berada di kampung halamannya Dagestan, Rusia dilarang bepergian pemerintah setempat akibat pandemi virus corona (COVID-19).

Dia juga sudah mendengar wacana UFC akan mencari pengganti dirinya untuk bertarung dengan Ferguson jika corona tak kunjung mereda. Tapi Khabib mengaku tak mau memusingkan hal tersebut.

“Jadi sekarang saya mendengar UFC ingin mengatur pertandingan dengan atau tanpa saya. Oke, silakan saja. Mereka mencari lawan untuk Tony, karena dia ada di Amerika Serikat dan saya di Rusia. Tetapi saya tidak di sini atas kehendak sendiri,” kata Khabib di Live Instagram.

“UFC mengatakan kepada saya pertarungan ini 100 persen tidak terjadi di AS. Bahkan jika tidak terjadi Emirates, pertarungan ini akan tetap berjalan. Kami mendiskusikan semuanya dengan UFC,” ujarnya.

Untuk saat ini pemegang sabuk kelas ringan itu masih sabar menunggu keputusan dari Presiden UFC Dana White. Jika gagal, ini akan jadi kelima kalinya duel Khabib versus Ferguson batal terlaksana.

“Sekarang saya tidak benar-benar tahu apa yang sedang terjadi. Sangat sulit untuk berlatih ketika hampir seluruh dunia di-lockdown. Tapi ini bukan pertama kalinya saya menghadapi hambatan dalam karier,” ucapnya.

“Saat ini saya di Dagestan. Saya berlatih dan mempersiapkan diri setiap hari. Meskipun saya tidak tahu apa yang saya persiapkan. Karena setelah kami datang ke Rusia, kami juga mengetahui perbatasan akan dikunci,” tuturnya.

Editor : Abdul Haris