Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fermin Aldeguer Resmi Absen di MotoGP Thailand 2026, Gresini Ambil Langkah Darurat
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Inspiratif Milena Koerner, Manajer Wanita Pertama di MotoGP

Sabtu, 09 Mei 2020 - 13:01:00 WIB
Kisah Inspiratif Milena Koerner, Manajer Wanita Pertama di MotoGP
Manajer MV Agusta Forward Racing team, Milena Koerner (Foto: AS)
Advertisement . Scroll to see content

AGNO, iNews.id - Dunia balap MotoGP tak hanya milik kaum laki-laki. Seorang wanita pun bisa sukses dan contohnya dapat dilihat dari sosok Milena Koerner.

Meski bukan pembalap, Milena sangat eksis di dunia MotoGP. Dia merupakan wanita pertama yang berhasil menyandang status sebagai manajer tim.

Milena mulai akrab dengan dunia balap sejak 1998. Cerita berawal ketika dia diajak kakeknya menonton Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring. Sejak saat itu, dia tertarik dengan olahraga ini.

"Rumah saya terletak 20km dari Sachsenring. Bagi saya itu pertama kalinya berada di lingkungan balap. Saya tak pernah menyangka bisa berada di sini lagi setelah bertahun-tahun," ucapnya di situs MotoGP.

Karena sering keliling dunia menyaksikan MotoGP, Milena dikenal oleh beberapa orang yang bekerja di sana. Dia pun ditawari pekerjaan agar bisa menyaksikan MotoGP secara gratis.

"Beberapa orang yang saya temui menyarankan agar saya bekerja dengan satu tim supaya mendapat bayaran, bukan mengeluarkan uang untuk menonton kejuaraan. Awalnya saya menolak karena masih sekolah. Bahkan saat itu saya belum mengikuti ujian. Tapi ketika saya datang ke Jerez, saya ditawari pekerjaan lagi dan waktu itu saya sulit menolaknya," ujar Milena.

Singkat cerita, dia menerima tugas pertama sebagai pekerja promosi. Milena sempat berpikir untuk mencari pekerjaan di luar dunia balap. Tapi ternyata dia sudah terlanjur nyaman dengan lingkungannya.

"Sebelum kuliah, saya sempat bekerja di paddock. Saya pikir ini hanya untuk sementara dan akan mencari pekerjaan serius seiring berjalannya waktu. Tapi itu justru saya temukan di sini," tuturnya.

"Saya mengikuti saran Stefano Bedon (Bos Snipers Team, Moto3). Dia mengajari banyak hal dan memberikan tanggung jawab baru setiap tahun," ujarnya.

Milena kemudian berkarier di Team Scott pada kelas 125cc dan 250cc. Dia lalu pindah ketika tim Forward Racing baru dibentuk, 2009 lalu. Milena juga sempat menjabat sebagai Marketing Communication Manager untuk tim Tech 3 yang tampil di pentas MotoGP.

Dari profesinya ini, Milena mendapat kepuasan tersendiri. Dia bisa menyaksikan langsung perkembangan para pembalap, salah satunya Cal Crutchlow yang kini sudah menjelma jadi rider papan atas MotoGP.

"Saya suka mengikuti perkembangan para pembalap. Misalnya, saya pernah bekerja dengan Cal Crutchlow selama beberapa waktu," kata Milena.

"Ini bukan pekerjaan sembarangan. Sebab Anda harus menghabiskan banyak waktu bersama mereka. Tapi dengan itu, Anda bisa menciptakan hubungan baik dengan kolega, itu tak dapat dihindari," tuturnya. 

Editor: Bagusthira Evan Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut