Komentar Veda Ega Pratama usai Ukir Sejarah di Moto3 Mandalika 2026
LOMBOK, iNews.id - Veda Ega Pratama menyebut Moto3 Mandalika 2026 sebagai salah satu balapan paling spesial dalam kariernya setelah finis di posisi keenam pada Minggu (11/10/2026). Pembalap Indonesia itu tampil di hadapan pendukung sendiri di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan berhasil mengamankan poin penting.
Veda Ega sekaligus mencatatkan sejarah dalam Moto3 Indonesia. Dia menjadi pembalap asal Indonesia pertama yang finis di posisi enam besar saat beraksi di Mandalika mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang Mario Aji (posisi 14) pada Moto3 edisi 2022.
“Saya sangat senang bisa finis di enam besar hari ini dan meraih poin penting. Saya sangat menikmati balapan ini,” kata Veda dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia, Minggu (11/10/2026).
Veda memulai balapan dari posisi ketujuh. Dia langsung tampil kompetitif dan melesat ke urutan kedua pada putaran kedua. Namun, ketatnya persaingan di lintasan membuat posisinya perlahan turun hingga menempati urutan ketujuh saat memasuki putaran ke-10.
Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu kembali memperbaiki posisinya setelah Adrian Cruces mengalami kecelakaan pada putaran ke-13. Insiden tersebut membuka peluang bagi Veda untuk naik ke posisi kelima.