Kontroversi Nagita Slavina Jadi Duta PON XX Papua, Ini Respons Menpora Zainudin Amali

Rivan Nasri Rachman ยท Jumat, 04 Juni 2021 - 15:49:00 WIB
Kontroversi Nagita Slavina Jadi Duta PON XX Papua, Ini Respons Menpora Zainudin Amali
Nagita Slavina (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id- Terpilihnya, aktris Nagita Slavina sebagai Duta PON XX Papua 2021 memunculkan kontroversi di tengah masyarakat. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali akhirnya buka suara.

Zainudin menegaskan pemerintah pusat tidak terlibat dalam proses penunjukkan istri Raffi Ahmad tersebut. Menurutnya, penunjukkan Nagita Slavina sebagai Duta PON Papua sepenuhnya kewenangan Panitia Besar (PB) PON Papua.

“Publik harus tahu, keputusan tentang penunjukkan ikon PON itu bukan oleh pemerintah pusat atau Kemenpora, apalagi dikait-kaitkan dengan presiden. Sama sekali tidak. Kami tidak tahu-menahu dan ini adalah sepenuhnya keputusan PB PON,” ucap Menpora Zainudin Amali, saat melakukan konferensi pers virtual, Jumat (4/6/2021).

“Jadi, PB PON yang Ketua Umum (Ketum)-nya adalah Gubernur Papua (Lukas Enembe), kemudian dengan kewenangan mereka memutuskan ikon PON itu adalah Nagita Slavina, istri dari Raffi Ahmad,” ujarnya.

Zainudin sadar Nagita memang memiliki daya pikat untuk mensosialisasikan ajang PON Papua ke masyarakat Indonesia yang lebih luas lagi. Namun, menurutnya jauh lebih baik jika Duta PON XX itu datang dari putra-putri Papua.

Untuk itu, Zainudin akan berkomunikasi dengan PB PON untuk mencari siapa sosok yang tepat untuk dijadikan duta dari pesta olahraga tersebut. Menurut Zainudin, kontroversi seperti ini harus cepat ditanggapi karena masyarakat telah memberikan aspirasi yang tentunya harus didengar.

“Reaksi yang muncul ada putra-putri yang merasa seharusnya lebih layak dimunculkan (menjadi ikon PON Papua). Saya kira, hal ini juga aspirasi dari masyarakat yang perlu diperhatikan. Saya akan komunikasi dengan PB PON supaya mempertimbangkan lagi (pemilihan Nagita sebagai ikon) daripada menjadi kontroversi yang berkepanjangan,” katanya.

Editor : Ibnu Hariyanto

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: