Lanny/Apriyani Evaluasi Besar-besaran usai Terhenti di German Open 2026
Lanny pun sepakat bahwa kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting. Pemain berusia 23 tahun itu menyoroti kurang fokusnya pasangan saat lawan berhasil mengejar ketertinggalan.
Tiwi/Fadia Kejar Ranking Dunia, Janji Habis-habisan di German Open 2026
“Di gim kedua sebenarnya dari awal kami sudah mendapatkan pola permainan dan sempat memimpin sampai 15-10. Tapi setelah itu kami terlalu lengah. Saat lawan mulai mengejar hingga menyamakan kedudukan, kami justru jadi bingung sendiri dan tidak bisa menjaga ritme permainan,” ucap Lanny.
Lanny menegaskan evaluasi utama mereka ke depan adalah menjaga fokus dan ketenangan saat unggul, agar kesalahan serupa tidak terjadi di turnamen berikutnya.
“Itu yang harus menjadi evaluasi kami, terutama dalam menjaga fokus dan ketenangan saat sudah unggul supaya ke depan tidak terulang lagi,” pungkas Lanny.
Kekalahan ini menegaskan bahwa perjalanan Lanny/Apriyani masih panjang, namun pengalaman di German Open 2026 menjadi batu loncatan untuk perbaikan konsistensi dan performa di turnamen internasional mendatang.
Editor: Reynaldi Hermawan