Lewis Hamilton Setuju Balapan Sprint di F1: Kita Harus Berkembang biar Menarik
BRACKLEY, iNews.id- Pembalap Petronas Mercedes-AMG, Lewis Hamilton setuju dengan adanya format sprint race atau balapan sprint di F1 musim ini. Menurutnya, sprint race adalah perubahan yang diperlukan agar F1 jadi lebih menarik.
Format balapan sprint sudah mulai diperkenalkan di F1 pada 2021. Para pembalap bakal memperebutkan setengah poin dari poin penuh yang ada dalam balapan yang juga berlangsung sebanyak setengah dari jumlah lap penuh pada balapan utama.
Meski belum lama hadir di balapan jet darat paling bergengsi di dunia itu, format baru dalam balapan sprint sudah direncanakan. Pasalnya, CEO F1, Stefano Domenicali, ingin menghilangakan sesi latihan sebanyak mungkin agar memberikan tontonan yang lebih seru kepada para penonton F1.
Untuk diketahui, format lama yang digunakan adalah satu kali sesi latihan bebas di hari Jumat yang dilanjutkan dengan sesi kualifikasi untuk menentukan starting grid dalam balapan sprint. Kemudian, hari Sabtu bakal menggelar sesi latihan bebas 2 yang dilanjutkan dengan balapan sprint itu sendiri. Nah, hasil dari balapan sprint tersebut bakal menjadi penentu starting grid dalam balapan utama di hari Minggu.
Hasil F1 GP Australia 2023: Banyak Kecelakaan, Max Verstappen Jadi Juara
Sementara dalam format sprint yang baru, hari Jumat akan menampilkan latihan bebas 1 dan sesi kualifikasi untuk balapan utama, hari Sabtu akan menghadirkan sesi kualifikasi untuk menentukan starting grid sprint dan balapan sprint itu sendiri. Sedangkan hari Minggu, sama seperti biasanya, yakni untuk balapan utama saja.
Namun, beberapa pembalap menentang perubahan tersebut, salah satunya adalah Verstappen. Bahkan, Verstappen menjadi sosok yang sejak awal menentang kehadiran balapan sprint di F1.
Hasil Kualifikasi F1 GP Australia 2023: Verstappen Pole Position, Hamilton Ketiga
Akan tetapi, Hamilton memiliki tanggapan yang berbeda dari rivalnya itu. Menurutnya, F1 harus terus berkembang dengan penerapan format baru sprint itu menjadi salah satu contohnya. Namun dia menilai memang perlu adanya penyesuaian peraturan di trek-trek tertentu.
“Saya pikir kami harus terus berkembang dan menilai apa yang kami lakukan. Saya pikir perubahan dengan balapan sprint positif di beberapa tempat. Saya terbuka untuk perubahan, untuk terus menjadikannya lebih inklusif dan lebih menarik bagi para penggemar,” kata Hamilton dilansir dari Formula1news, Kamis (13/4/2023).
F1 2023 Baru Berjalan 2 Seri, Charles Leclerc Sudah Kena Penalti
“Sejauh ini, saya sangat menyukai hari Jumat di akhir pekan sprint, dan saya ingin memiliki lebih banyak kualifikasi karena itu selalu sangat menyenangkan. Saya hanya berpikir itu harus berbeda,” tambahnya.
“Mungkin kita bisa menerapkan sedikit perubahan kecil pada setiap balapan yang berbeda, khusus untuk tempat-tempat itu. Tapi jika ada balapan di mana Anda tidak bisa menyalip seperti Monaco, apa lagi yang bisa kami lakukan di sana untuk membuatnya lebih menarik?" tuturnya.
4 Kontrak Termahal Pebalap F1 Sepanjang Sejarah, Kimi Raikkonen Pegang Rekor
Untuk F1 2023 sendiri, balapan sprint pertama akan digelar pada GP Azerbaijan yang berlangsung pada 28-30 April mendatang. Namun, belum diketahui apakah format baru balapan sprint akan diterapkan di sana atau dimulai pada balapan sprint selanjutnya di Austria.
Editor: Ibnu Hariyanto