Liga Futsal Nusantara Provinsi Jawa Tengah 2021 Resmi Ditunda

Ibnu Hariyanto · Jumat, 02 Juli 2021 - 12:37:00 WIB
Liga Futsal Nusantara Provinsi Jawa Tengah 2021 Resmi Ditunda
Liga Futsal Nusantara Provinsi Jawa Tengah resmi ditunda. Hal ini karena adanya aturan PPKM Darurat akibat meningkatnya kasus Covid-19. (foto. MNC Media)

SEMARANG, iNews.id- Liga Futsal Nusantara Provinsi Jawa Tengah resmi ditunda. Hal ini karena adanya aturan soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akibat meningkatnya kasus Covid-19.

Untuk Provinsi Jateng sudah terbit surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah tentang Perpanjangan PPKM di provinsi Jawa tengah 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Liga Futsal Nusantara 2021 yang sedianya diselenggarakan di Kota Semarang pada 8 hingga 18 Juli 2021 diundur ke 6 hingga  15 Agustus 2021. Surat edaran gubernur tersebut antara lain menyebutkan, segala kegiatan di fasilitas umum seperti alun-alun, taman dan GOR di zona merah harus ditiadakan.

Sekretaris Umum AFP Jateng, Fani Adi Nugroho mengatakan selain terkait terbitnya surat edaran dari Gurbenur Jateng, penundaan Kompetisi LFN Jateng dilakukan setelah mendapat masukan dari instansi pemerintah yang menangani bidang olahraga 

“Penundaan LFN Jateng selain didasari terbitnya surat edaran Gurbenur terkait perpanjangan masa PPKM, dan juga saat koordinasi dengan Kadispora Kota Semarang menyarankan untuk ditunda terlebih dahulu,” kata Fani Adi Nugroho yang menjadi salah satu Pengawas Pertandingan di Liga 1 Sepakbola. 

Sebelum ditunda, LFN Jateng sudah membuka pendaftaran peserta 25 Mei hingga 5 Juni 2021. Sampai saat penundaan, sudah terdaftar 20 tim untuk kategori Putra dan 8 tim untuk kategori Putri.

Direktur Teknik klub BJL 2000, Mohamad Rachmat Albar mendukung penundaan ini. BJL 2000 Semarang sebelumnya telah terdegradasi dari kasta Liga Futsal Profesional 2020 dan kembali membangun asa untuk naik  ke kasta tertinggi kompetisi Futsal Indonesia. 

“Untuk penundaan kompetisi LFN Jateng karena PPKM Jateng saya setuju, untuk keselamatan bersama, positifnya persiapan tim bisa lebih panjang dan tim bisa lebih matang,” ujar Mohamad Rachmat Albar.

Editor : Ibnu Hariyanto

Halaman : 1 2