Marc Marquez Dedikasikan Podium Kedua GP Malaysia untuk Sang Adik dan Afridza Munandar

Reynaldi Hermawan ยท Minggu, 03 November 2019 - 21:56 WIB
Marc Marquez Dedikasikan Podium Kedua GP Malaysia untuk Sang Adik dan Afridza Munandar

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez. (Foto: Mohd RASFAN/AFP)

SEPANG, iNews.id – Pembalap Repsol Honda Marc Marquez semringah meski hanya finis runner-up pada Grand Prix (GP) Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (3/11/2019) sore. Capaian positif tersebut didedikasikan untuk sang adik, Alex Marquez dan pembalap Indonesia yang meninggal dunia, Sabtu (2/11/2019) kemarin, Afridza Munandar,

Sang juara dunia tampil beringas sepanjang balapan 20 lap tersebut. Mengawali race dari posisi ke-11, The Baby Alien menggeber motornya hingga finis di posisi kedua, di belakang Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha).

Tambahan 20 poin membuat fans Barcelona itu nyaman di singgasana dengan bekal 395 poin. Kini, Marquez dinobatkan sebagai pembalap dengan perolehan poin terbanyak selama semusim, melewati capaian Jorge Lorenzo di edisi 2010 (383 poin).

Rasa senang pembalap yang kini berusia 26 tahun itu juga didedikasikan untuk sang adik Alex yang memastikan diri menjadi juara dunia Moto2, beberapa jam sebelum MotoGP dimulai.

“Balapan yg sangat luar biasa dari sejak lap pertama. Apa yang saya lakukan fantastis. Tapi Vinales lebih cepat. Saya berusaha mengejarnya. Awalnya dia unggul 1,5 detik. Saya terus mengejar tapi membuat kesalahan hingga jarak justru melebar 2,5 detik,” kata Marquez di laman MotoGP.

“Tapi saya senang dengan balapan ini. Ditambah lagi Alex bisa menjadi juara dunia. Dia pantas mendapatkan itu karena selama ini sudah bekerja keras. Juara di Moto2 bukan suatu hal yang mudah,” ujarnya.

Tapi di balik rasa bahagianya, juara dunia enam kali itu turut berduka dengan meninggalnya Afridza. Pembalap 20 tahun tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah mengalami kecelakaan pada ajang Asiant Talent Cup 2019.

“Kita tak bisa melupakan Munandar. Dia pembalap muda. Saya pernah bertemu dia sekali. Dia orang baik. Tapi sayang sekali di dunia balap motor memang sering terjadi hal-hal seperti itu. Saya turut berduka untuk keluarga besar dia dan para suporternya,” tuturnya.


Editor : Haryo Jati Waseso