Marc Marquez Terancam Dipaksa Pensiun? Pedro Acosta Jadi Ujian Terbesar di Ducati
Meski demikian, Jove menilai Marquez akan mempertaruhkan banyak hal pada musim depan. Tekanan bisa semakin berat apabila rekan setim barunya mampu mengalahkan dia sepanjang musim.
“Namun, memang benar Marc juga mempertaruhkan banyak hal tahun depan. Sebab, pensiun ketika dia memutuskan dan menginginkannya merupakan satu hal, tetapi memiliki perasaan rekan setim mengalahkan Anda dengan telak sepanjang musim dan mungkin memaksa Anda pensiun merupakan hal lain,” ucapnya.
Jove tetap menilai terlalu dini untuk memberikan penilaian akhir terhadap Marquez maupun Ducati. Sepuluh balapan masih tersisa dengan karakter sirkuit dan kebutuhan motor yang berbeda.
“Tidak perlu ada kekhawatiran seperti itu. Kita tidak boleh terlalu berorientasi pada hasil. Jorge Martin belum habis di Sachsenring dan Marc juga belum habis sekarang,” katanya.
“Masih ada sepuluh balapan. Ada berbagai jenis sirkuit, sebagian cocok untuk gaya berkendara tertentu dan sebagian lainnya sesuai dengan motor tertentu. Akan ada sedikit dari semuanya,” ujarnya.
Para pembalap sebelumnya menjalani jeda hampir satu bulan untuk berada di rumah, bersantai, dan menikmati waktu di pantai. Jove menilai tekanan sesungguhnya akan terlihat ketika rangkaian balapan padat dimulai.
“Kita baru saja melewati hampir satu bulan ketika semua orang berada di rumah, di pantai, dan bersantai. Tunggu sampai kita memasuki dua atau tiga balapan beruntun, ketika Anda menghadapi orang yang sama setiap hari, hotel, mobil, lintasan. Jika ada gesekan, dampaknya akan berlipat ganda,” ucapnya.
Editor: Abdul Haris