Formula 1

Menang meski Pecah Ban, Hamilton: Jantung Saya Nyaris Berhenti

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 23:19 WIB
Menang meski Pecah Ban, Hamilton: Jantung Saya Nyaris Berhenti

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengangkat piala usai memenangi Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (2/8/2020) malam WIB. (Foto: AFP)

SILVERSTONE, iNews.id – Pembalap tim Formula 1 (F1) Mercedes-AMG Lewis Hamilton secara dramatis memenangkan Grand Prix (GP) Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (2/8/2020) malam WIB. Pasalnya, mobil milik Hamilton mengalami masalah di beberapa putaran terakhir.

Pada balapan itu, Hamilton bisa mendominasi balapan. Memulai lomba dari pole position, dia sama sekali tak tersentuh lawan-lawannya dan melenggang di depan pada putaran-putaran awal.

Namun, petaka menghampiri rekan satu timnya, Valtteri Bottas, pada putaran ke-50. Ban kiri depannya mengalami kerusakan, sehingga harus masuk pit stop, dan dikejar lawannya.

Hal serupa kemudian dialami Hamilton tak lama kemudian. Ban kiri depannya pecah di putaran akhir. Dia terus didekati Max Verstappen, namun Hamilton bisa tetap mempertahankan posisinya dan akhirnya memenangkan balapan.

Pembalap asal Inggris itu mengakui sudah berusaha menjaga kondisi bannya sejak awal. Namun, akhirnya insiden itu tak terelakkan. Hal tersebut membuat Hamilton sempat khawatir.

“Hingga putaran terakhir, semua berjalan relatif lancar. Valtteri memberikan tekanan, dan saya berusaha menjaga usia ban. Ketika mendengar ban Valtteri rusak, saya langsung melihat kondisi,” kata Hamilton dikutip dari BBC.

“Mobilnya tak memiliki masalah dalam menikung. Saya mulai berhati-hati di beberapa putaran terakhir, sebelum akhirnya ban meledak. Jantung saya nyaris berhenti, dan bisa melihat ban terpisah dari pelek,” ujarnya.

Pembalap berusia 35 tahun itu pun mengaku hanya bisa berdoa agar mobilnya bisa bertahan. Pasalnya, dia sempat ragu bisa menyelesaikan balapan dengan kondisi mobil hanya dengan tiga roda.

“Saya hanya berharap bisa menyelesaikan balapan dan tidak terlalu lambat. Saya sempat ragu bisa melewati dua putaran terakhir. Tetapi, saya cukup tenang, karena suatu alasan. Saya tak pernah mengalami hal seperti itu,” tutur Hamilton.

Editor : Abdul Haris