MotoGP Thailand: Sempat Terjatuh, Quartararo Akui Terlalu Bernafsu Pacu Motornya

Abdul Haris ยท Sabtu, 05 Oktober 2019 - 22:26 WIB
MotoGP Thailand: Sempat Terjatuh, Quartararo Akui Terlalu Bernafsu Pacu Motornya

Fabio Quartararo (Foto: Twitter @sepangracing)

BURIRAM, iNews.idFabio Quartararo sempat terjatuh pada sesi Kualifikasi MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (5/10/2019) sore. Beruntung, catatan waktunya tetap menjadi yang tercepat sehingga dia berhak memulai lomba dari pole position.

Dia mengukir waktu 1 menit 29,719 detik, rekor baru kurang dari tiga menit untuk Q2 untuk MotoGP Thailand.

Namun, dia sempat mengalami kecelakaan pada Tikungan 5. Dia menjadi orang ketiga setelah Valentino Rossi dan Marc Marquez yang juga terjatuh di tikungan tersebut.

Pembalap Petronas Yamaha itu mengaku dirinya terlalu bernafsu memacu motornya yang mengakibatkan kecelakaan tersebut.  

“Putaran pertama benar-benar bagus, dan kemudian saya benar-benar terkejut membuat waktu 1 menit 29 detik. Lalu, pada putaran kedua saya mencoba untuk mendorong sampai batas maksimum saya,” kata Quartararo, dikutip Crash.

“Saya tahu, 1 menit 29,7 detik akan berada di depan sehingga itu adalah tujuan kami. Tetapi saya mencoba untuk memacu lebih. Namun, itu tidak mungkin karena saya jatuh di tikungan 5,” tuturnya.  

Pembalap asal Prancis itu unggul 0,1 detik dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang menjadi tercepat kedua.

Nasib sial dialami Marc Marquez, setelah kecelakaan parah di latihan bebas 1, kini dia kembali terjatuh di tikungan kelima saat kualifikasi. Namun, pembalap Repsol Honda itu tetap mampu menjadi tercepat ketiga dengan selisih 0,2 detik dari Quartararo.

Menatap lomba besok, Quartararo optimistis bisa kembali menjadi yang tercepat. Bahkan, dia tak sabar untuk segera menjalani balapan.

“Secara keseluruhan itu sangat bagus, FP4 kami memiliki kecepatan yang baik sehingga Saya benar-benar menantikan balapan. Saya memberikan 100 persen saya di setiap balapan sehingga besok akan sama bagi saya,” ucapnya.


Editor : Abdul Haris