Pakai Identitas dan Mobil Baru, Formula E 2023 Tampil Segar
Bertepatan dengan dimulainya era Gen3, Formula E juga telah menata ulang identitas brand. Baik dari segi audio maupun visual, dari Kejuaraan Dunia Formula E ABB FIA.
Identitas baru ini terinspirasi oleh torsi instan dari akselerasi listrik. Sistem ini juga menggambarkan peran olahraga sebagai katalisator, yaitu membantu produsen mempercepat teknologi kendaraan listrik, bertambahnya penggemar baru ke dalam olahraga ini secara cepat, serta akselerasi tak terduga.
Berkat hal itu, Formula E meraih status Kejuaraan Dunia dari FIA. Hal tersebut sekaligus mewujudkan visi kejuaraan ini untuk mempercepat kemajuan manusia yang berkelanjutan.
Inti dari sistem baru ini adalah Torque Loop yang merepresentasikan kegembiraan dan energi yang menjadi inti dari merek dan olahraga ini. Lingkaran mandiri ini merupakan sumber dari logo baru, jenis huruf dan prinsip-prinsip animasi baru dari merek ini.
Formula E tetap mempertahankan asosiasi utama dengan warna biru sebagai penanda listrik, namun memperluas paletnya dengan sistem warna yang lebih luas, sehingga memungkinkan kejuaraan ini untuk menekankan penawaran uniknya dalam tiga mode: motorsport kelas dunia (Race); teknologi canggih dan kredensial keberlanjutan (Reason); serta dampak positif terhadap komunitas global (Culture).
Rebranding ini resmi diluncurkan mulai musim kesembilan secara perdana di ekosistem digital dan pada event balap pertama di Mexico City. Peluncuran aplikasi baru telah tersedia secara daring untuk meningkatkan pengalaman penggemar.
Tak hanya tampilan secara visual, suara juga menjadi salah satu kualitas Formula E yang paling khas dan signifikan sejak balapan pertama pada tahun 2014. Untuk musim ini, identitas audio baru telah dikembangkan untuk digunakan di seluruh saluran siaran, digital, dan pemasaran, dengan suara baru mobil balap Gen3 sebagai ciri khasnya.
Rekaman uji coba mobil balap diambil untuk membentuk dasar identitas sonik, dengan rekaman yang digabungkan ke dalam serangkaian aset suara. Produksi rekaman berlangsung di Abbey Road Studios dengan melibatkan 55 alat musik orkestra.
“Identitas baru ini merupakan bagian dari misi berkelanjutan kami. Hal itu untuk membangun kategori baru olahraga tingkat satu,” kata Henry Chilcott, Chief Marketing Officer Formula E pada rilis resmi Jakpr, Selasa (18/4/2023).
“Ini adalah sebuah sistem yang dirancang untuk menginspirasi dan menggairahkan para penggemar di seluruh dunia serta menciptakan platform yang lebih kuat dan dapat diperluas untuk para mitra, tim, produsen dan penyiar kami,” ujarnya.
Selain itu di putaran ke 10 & 11 Jakarta pada 3-4 Juni nanti akan menampilkan City Icon terbarunya yang terdiri dari 4 ciri khas spesial kota Jakarta, diantaranya simbol Monas, gigi balang, ondel-ondel dan kuku macan.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan