Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gagal ke Final, Tim Putra Indonesia Takluk 1-3 dari Jepang di BATC 2026
Advertisement . Scroll to see content

PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya

Senin, 09 Februari 2026 - 07:05:00 WIB
PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah menjadi salah satu andalan tim putra Indonesia di BATC 2026. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

Tim Putra Jadi Bahan Evaluasi Dini PBSI

Hasil berbeda datang dari sektor putra. PBSI sejak awal memasang target final, namun langkah tim Merah Putih terhenti di semifinal. Kondisi ini membuat sektor putra masuk daftar evaluasi prioritas federasi.

“Untuk beregu putra hasil ini tentunya tidak sesuai target, karena target kami adalah mereka bisa mencapai babak final. Penampilan beberapa pemain belum sesuai harapan, tentunya ini akan menjadi evaluasi untuk mendongkrak performa beregu putra jelang Piala Thomas,” tutur Eng Hian.

Evaluasi difokuskan pada konsistensi performa pemain, kesiapan mental saat laga krusial, serta efektivitas strategi dalam format pertandingan beregu.

Eng Hian menjelaskan keputusan tidak menurunkan full team di BATC 2026 diambil secara sadar. PBSI memberi ruang lebih besar kepada pemain muda untuk merasakan atmosfer turnamen beregu internasional.

“Keikutsertaan di BATC kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Thomas dan Uber Cup. Karena itu, kami tidak menurunkan full team, melainkan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain muda. Tujuannya untuk melihat kesiapan mereka di level turnamen beregu internasional, sekaligus sebagai bahan evaluasi sebelum menyusun tim Thomas dan Uber Cup, baik dari sisi performa individu, mental bertanding, maupun strategi tim,” paparnya.

Selain aspek teknis, BATC 2026 juga memberi dampak pada pengumpulan poin peringkat dunia. Atlet yang diturunkan tetap memperoleh tambahan poin ranking, faktor penting dalam penentuan komposisi tim ke depan.

“Selain aspek evaluasi, BATC juga penting untuk menambah poin peringkat dunia, karena atlet yang diturunkan di turnamen beregu ini tetap mendapatkan tambahan poin ranking,” pungkas Eng Hian.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut