Pedro Acosta Bongkar Alasan Tinggalkan KTM demi Ducati, Bantah Terobsesi Kalahkan Marc Marquez
"Ini bukan soal mengalahkan Marc. Memang benar, satu-satunya alasan saya ingin bersama Marc adalah karena saya mungkin tidak akan mendapatkan kesempatan lain untuk belajar dari pembalap terbaik sepanjang sejarah, atau setidaknya pembalap terbaik dalam 15 tahun terakhir," katanya.
Acosta menilai pengalaman menjadi rekan setim Marquez bisa memberikan keuntungan besar bagi perkembangan kariernya. Dia bahkan siap menerima kemungkinan kalah dalam persaingan langsung dengan sang juara dunia.
"Itulah satu-satunya hal yang ingin saya pastikan ketika bergabung dengan Marc. Sebab, sekalipun saya kalah, berada bersama dia akan memberikan manfaat lebih besar bagi karier saya dalam jangka panjang dibandingkan kerugian akibat dikalahkan olehnya," tutur Acosta.
Pernyataan tersebut muncul setelah Acosta mempersembahkan kemenangan pertama KTM di kelas MotoGP dalam empat tahun terakhir pada Grand Prix Austria pekan sebelumnya.
Keberhasilan itu memperlihatkan Acosta masih mampu memberikan hasil penting bagi KTM menjelang perpisahan. Namun, kemenangan tersebut tidak mengubah keputusan yang sudah dia ambil untuk melanjutkan karier bersama Ducati.
Dengan demikian, Acosta menegaskan kepindahannya bukan dilandasi obsesi menaklukkan Marquez. Dia memilih Ducati untuk mendapatkan paket balap paling kompetitif sekaligus memanfaatkan kesempatan belajar langsung dari salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP.
Editor: Abdul Haris