Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Asian Games 2026, 5 Atlet Panjat Tebing Indonesia Dikirim ke China untuk Uji Kekuatan
Advertisement . Scroll to see content

Persiapan Timnas Basket Indonesia Terganggu Badai dan Banjir di Nagoya

Kamis, 10 September 2026 - 18:15:00 WIB
Persiapan Timnas Basket Indonesia Terganggu Badai dan Banjir di Nagoya
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir (tengah). (Foto: iNews/Cikal Bintang)
Advertisement . Scroll to see content

NAGOYA, iNews.id – Persiapan Timnas Basket Indonesia menuju Asian Games 2026 terganggu setelah badai dan banjir melanda Nagoya, Jepang. Cuaca ekstrem tersebut membuat pemerintah setempat menghentikan sementara berbagai aktivitas, termasuk agenda latihan para atlet yang sudah berada di lokasi.

Timnas Basket Indonesia menjadi salah satu kontingen yang terdampak situasi tersebut. Skuad Merah Putih belum dapat menjalani latihan meski dijadwalkan menghadapi Jepang pada Kamis (10/9/2026). Gangguan ini terjadi saat para pemain tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan di Asian Games 2026.

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu menyebut kondisi di Nagoya sebagai situasi darurat akibat bencana alam atau force majeure. Menurut dia, dampak badai dan banjir tidak hanya dirasakan oleh kontingen Indonesia, tetapi juga masyarakat Jepang.

"Semenjak tadi malam memang ada situasi besar di Nagoya dalam bentuk badai, sehingga terjadi banjir. Pemerintah Provinsi Nagoya sudah mengeluarkan peringatan untuk menghentikan semua kegiatan yang ada di Nagoya," kata Todotua setelah pengukuhan Kontingen Indonesia di Wisma Serbaguna GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Akibat cuaca ekstrem tersebut, sejumlah fasilitas olahraga di Nagoya menghentikan aktivitas sementara. Sekolah dan berbagai layanan publik di luar rumah sakit juga ditutup untuk menjaga keselamatan warga serta para kontingen yang berada di wilayah terdampak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut