Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persib Pasang Target Realistis Lawan Borneo FC: Imbang Tak Masalah, Asal Jangan Kalah
Advertisement . Scroll to see content

Persib Dukung Wacana Turnamen Pengganti Liga 1 usai Pandemi Virus Corona

Rabu, 15 April 2020 - 19:15:00 WIB
Persib Dukung Wacana Turnamen Pengganti Liga 1 usai Pandemi Virus Corona
Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar (foto: Persib)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar, mendukung wacana turnamen pengganti usai pandemi Virus Corona. Umuh menyebut turnamen tersebut bisa menjadi hiburan.

Kelanjutan Liga 1 2020 masih tanda tanya, sejak dihentikan sementara pada Maret kemarin belum ada kepastian kapan bisa kembali berlanjut. Padahal, Liga 1 baru memasuki pekan ketiga.

Semua klub peserta Liga 1 2020 telah meliburkan para pemain dan stafnya. Mereka juga diminta tetap melakukan latihan fisik di rumah serta menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan tidak mengidap virus corona.

Ditengah ketidakpastian muncul wacana menggelar turnamen jika nantinya kompetisi Liga 1 2020 terpaksa disetop. Pelaksanaan turnamen tersebut diusulkan setelah kondisi kembali normal setelah wabah virus corona berlalu.

Meskipun baru sekadar wacana, Umuh menyambut baik usulan tersebut. Dia menilai turnamen itu bukan cuma sebagai media hiburan tetapi juga ajang 'pramusim' bagi pemain sebelum ada kompetisi resmi lagi.

"Mungkin ada turnamen, untuk hiburan saja, supaya nanti kalau bisa para pemain di Indonesia dan klub semuanya masih bisa bergabung dan latihan lagi. Saya sangat mengharapkan bisa berkumpul lagi," kata Umuh.

"Semuanya memang sangat mengharapkan dan diharapkan (sepakbola kembali), ini hiburan masyarakat khususnya di Jabar, umumnya di Indonesia," ujarnya.

Umuh juga mengapresiasi langkah cepat PSSI menghentikan sementara Liga 1 2020 sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona.

"Tapi di situasi ini kita harus legowo dan menyadari jangan dipaksakan dan menambah lagi korban, sekarang saja korban bergelimpangan dan makin bertambah karena kita tidak disiplin," ucapnya.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut