Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MLBB Naik Kelas, Kolaborasi NBA dan Stephanie Poetri Warnai M7 Jakarta
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

LOS ANGELES, iNews.id – Kabar meninggalnya Kobe Bryant membuat seluruh dunia tersentak, Senin (27/1/2020) dini hari WIB. Tidak hanya dari dunia NBA, seluruh kalangan merasa kehilangan pemain berjuluk Black Mamba itu.

Pesona Bryant sudah tampak ketika masih membela tim basket semasa SMA, yaitu Lower Merion High School. Kemampuannya itu memberikannya ksesempatan mendapat beasiswa, namun memilih untuk tidak melanjutkan pedidikan ke tingkat universitas.

Pada tahun 1996, Bryant yang masih berusia 17 tahun pun mulai bergabung dengan LA Lakers. Tim itu menjadi satu-satunya tim yang dibela Bryant.

Setelah itu, pemain yang memiliki tinggi 198 cm itu mulai menyesuaikan diri untuk bisa bersaing di level NBA. Dia bahkan membutuhkan tiga musim sebelum akhirnya bisa membuktikan kualitasnya.

Baru pada 2000 Bryant berhasil memberikan Lakers titel NBA, dan kembali mengulanginya pada 2001 dan 2002. Setelah itu, permainan Lakers mulai mengalami penurunan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut