Ranking Naik Drastis, Adnan/Indah Tetap Dicoret dari All England? PBSI Buka Suara
JAKARTA, iNews.id – Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tak dikirim ke All England 2026 meski ranking dunia mereka sudah menembus posisi 18 besar.
Keputusan ini memantik sorotan publik bulu tangkis nasional. Pasalnya, pasangan ganda campuran tersebut baru saja meraih gelar Thailand Masters 2026 pada awal bulan ini dan menunjukkan grafik performa meningkat.
Pelatih ganda campuran Indonesia, Rionny Mainaky, memberi penjelasan terkait kebijakan tersebut. Dia menegaskan pembagian skuad tur Eropa sudah disusun jauh sebelum hasil Thailand Masters keluar.
Menurut dia, komposisi tim untuk All England 2026 memang dibatasi dua pasangan. Penentuan dilakukan berdasarkan ranking tertinggi saat proses pendaftaran.
Kasus Korupsi Wali Kota Maidi, KPK Sita 2 Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Madiun
Dua pasangan yang dikirim ke turnamen level Super 1000 itu adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Amry Syahnawi/Nita Violina Marwah. Keduanya menempati posisi lebih tinggi di ranking dunia ketika pendaftaran dilakukan.
Sementara Adnan/Indah dijadwalkan tampil di Swiss Open dan Orleans Masters 2026 yang berlevel Super 300. Mereka akan turun bersama Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana dalam dua turnamen tersebut.
Indonesia Juara Umum di Thailand Masters 2026, PBSI Belum Puas
"Untuk All England itu sudah didaftarkan sejak sebelum Thailand (Masters). All England kan (mau turunkan) dua pasang. Rangking teratas," ungkap Rionny di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Jumat (13/2/2026).
"Karena terlalu banyak (kalau semua pasangan ikut semua pertandingan), kita bagi jadi dua. Amry/Nita sama Jafar/Felisha di All England dan Swiss. Terus kita gabung yang dua lagi Adnan/Indah sama Dejan/Bernadine (di Swiss dan Orleans)," tambahnya.
PBSI Siaga Penuh, Daniel Marthin Pulih Cedera dan Opsi Tandem Disusun