Raymond/Joaquin Bidik Gelar Japan Open 2026, Ogah Gagal Lagi di Final
Joaquin mengakui setiap pertandingan akan menjadi tantangan berat sejak babak awal. Dia menilai lawan-lawan yang dihadapi memiliki kualitas dan pengalaman yang sangat tinggi.
"Ya pastinya kalau di turnamen kelas atas pasti lawannya nggak ada yang mudah. Lawannya di babak-babak pertama top player pastinya udah jauh lebih berpengalaman sama kita," kata Joaquin kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2026).
Dia juga mengungkapkan pasangan tersebut sudah melakukan evaluasi bersama tim pelatih setelah beberapa hasil yang belum maksimal pada musim ini. Hasil evaluasi itu diharapkan menjadi bekal untuk tampil lebih baik di Jepang.
"Evaluasinya udah ada, kita juga udah discuss sama pelatih. Semoga di Japan Open ini bisa lebih baik lagi dari turnamen sebelumnya," ujarnya.
Meski mengincar gelar juara, Raymond/Joaquin tetap memasang target realistis. Mereka ingin terlebih dahulu memastikan langkah hingga semifinal sebelum berbicara lebih jauh mengenai peluang menjadi kampiun.
Raymond/Joaquin memahami tidak ada pertandingan mudah di level Super 750. Karena itu, persiapan maksimal menjadi fokus utama sebelum bertolak ke Tokyo demi menghadapi para pemain terbaik dunia.
"Pasti enggak gampang lah, butuh perjuangan. Apalagi kan turnamen itu kan turnamen kelas yang paling tinggi ya. Artinya ya nggak mudah. Ya kita kerja keras terus aja sampai bisa dapat," tutup Joaquin.
Editor: Reynaldi Hermawan