Respons Berkelas MGPA usai Marc Marquez Sebut APAR di Sirkuit Mandalika Tak Sesuai Standar
"Penggunaan APAR di MotoGP Indonesia di Sirkuit International Pertamina Mandalika, sudah sesuai dengan peraturan balap yang berlaku. Pertamina Mandalika International Circuit sudah memenuhi aturan FIM untuk melaksanakan kegiatan balap MotoGP dan sudah mendapatkan Homologasi Grade A pada hari Kamis, 26 September 2024," kata tutur Direktur MGPA, Priandhi Satria dalam keterangan resminya, Senin (30/9/2024).
" Untuk mendapatkan homologasi ini, telah dilakukan track inspection yang dilakukan oleh pihak promotor (Dorna), Race Direction (Loris Capirossi), FIM Safety Officer (Tome Alfonso) Race Director (Mike Webb) serta perwakilan IMI dan manajemen MGPA. Homologasi Grade A dikeluarkan dengan persetujuan MotoGP Steward Panel yakni Freddie Spencer, Andres Somolinos yang mengatur semua hal berkaitan dengan kondisi sirkuit serta perangkat dan fasilitas pendukungnya,” ujar Priandhi.
Hadiri MotoGP Mandalika, Angela Tanoesoedibjo Pastikan Kemenparekraf Dukung melalui Wonderful Indonesia
Deputi Olahraga Sepeda Motor IMI (Ikatan Motor Indonesia) Pengurus Pusat dan FIM CCR (Closed Circuit Racing) Member, Eddy Saputra, turut menjelaskan terkait aturan penggunaan peralatan di seluruh sirkuit MotoGP, termasuk APAR. Terdapat tiga poin dalam aturan tersebut.
Pertama, diutamakan 2 APAR dengan tipe ABC Powder 6kg yang tersedia di semua pos marshal. Kemudian, AFF foam (busa), tersedia di beberapa pos marshal. Dan yang terakhir, APAR type CO2 yang khusus indoor yang disiapkan hanya di depan pit, karena penggunaan terbaik untuk di dalam ruangan tertutup.
Terungkap! Ini Penyebab Motor Marc Marquez Terbakar di MotoGP Indonesia 2024
Berkaca dari kejadian Marquez, kata Eddy, maka APAR yang digunakan adalah APAR berbentuk powder atau foam. Mengingat, kejadian itu terjadi di dalam lintasan. Eddy juga menyampaikan bahwa pimpinan loma dan safety officer yang bertugas telah berkomunikasi dengan tim Gresini Ducati untuk menanyakan keluhan serta menjelaskan mengenai prosedur yang ada.