Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zohri Dikalahkan Pelari Thailand! Sprinter Indonesia Raih Perak di SEA Games 2025 
Advertisement . Scroll to see content

Saatnya Menganggap Penting Cabor Atletik dan Renang

Senin, 12 Agustus 2024 - 11:53:00 WIB
Saatnya Menganggap Penting Cabor Atletik dan Renang
Indonesia mulai harus bepikir untuk serius mengembangkan atletik dan renang. (Foto: NOC Indonesia)
Advertisement . Scroll to see content

Di Olimpiade Paris misalnya. Cabang atletik mempunyai nomor lomba paling beragam (Olympics, 2024). Sehingga total medali yang bisa diperebutkan mencapai 48 emas, secara keseluruhan berarti ada 144 medali.

Melalui proses kualifikasi, hanya sprinter Lalu Muhammad Zohri yang bisa mewakili RI di lintasan atletik. Sayangnya, laju Zohri terhenti tanpa medali, sama seperti di Olimpiade Tokyo.

Di posisi kedua dengan nomor terbanyak adalah renang dengan 35 lomba. Sedangkan secara overall akuatik menawarkan 49 medali emas untuk diperebutkan. Di Paris, Indonesia ‘hanya’ diwakili Joe Aditya W Kurniawan dan Azzahra Permatahani di cabor renang.

Kesaktian dua cabang ini terbuktinya nyata dengan kesuksesan Amerika Serikat (AS). Negera Paman Sam itu tampil jemawa dengan 19 kali menjadi juara umum dalam 28 keikutsertaannya di Olimpiade. Mayoritas medali mereka datang dari kedua cabang tersebut.

Sepanjang keikutsertaannya, AS mengoleksi 861 medali dari lintasan atletik, 358 di antaranya adalah emas. Dari cabor renang, AS meraup 606 medali, dengan rincian 265 emas, 191 perak, dan 150 perunggu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut