Shauna Kathlee Pecahkan Rekor Dunia Renang Master di Jakarta
JAKARTA, iNews.id – Rekor dunia renang master berhasil dilampaui Krkalo Shauna Kathlee pada ajang 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (17/10/2026). Menariknya, perenang asal Hong Kong tersebut mengaku pencapaian bersejarah itu bukan catatan waktu terbaik sepanjang kariernya.
Shauna yang memperkuat klub URPA ITB Masters mencatatkan waktu 32,20 detik pada nomor 50 meter gaya dada putri kelompok umur 45-49 tahun. Catatan tersebut mengantarkannya meraih medali emas sekaligus melampaui rekor dunia sebelumnya.
Rekor lama dipegang perenang Amerika Serikat, Katie Glenn, dengan waktu 32,59 detik sejak 18 November 2023. Shauna berhasil mempertajam catatan tersebut sebesar 0,39 detik dalam perlombaan lintasan pendek atau kolam 25 meter.
Meski tampil luar biasa, Shauna mengungkapkan masih memiliki catatan pribadi yang lebih cepat. Namun, dia tetap bangga dengan hasil yang diraihnya di Jakarta.
"Sebenarnya catatan waktu renang itu bukan personal best time saya walaupun mendekati, tetapi saya tetap senang dengan hasilnya. Kolam stadion akuatik juga sangat luar biasa," ujar Shauna dalam keterangannya.
Pencapaian tersebut belum otomatis tercatat sebagai rekor dunia resmi. Shauna menjelaskan hasil perlombaannya masih harus melalui proses administrasi dan verifikasi dari World Aquatics selaku federasi akuatik internasional.
"Memang untuk diakui sebagai rekor dunia harus melalui beberapa tahap pelaporan ke akuatik dunia dan sekarang sedang berproses," katanya.
Selain mengukir prestasi, Shauna memberikan kesan positif terhadap penyelenggaraan 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026. Dia mengaku terkesan dengan atmosfer pertandingan dan fasilitas Stadion Akuatik GBK.
"Ini kali pertama saya ke Jakarta dan atmosfer perlombaannya begitu luar biasa. Saya pasti akan kembali ke Indonesia jika ada event renang master lagi di sini," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, mengaku sudah memperkirakan peluang terciptanya rekor dunia. Penilaian tersebut muncul setelah melihat ketatnya persaingan para peserta dalam kejuaraan renang master tingkat Asia Tenggara tersebut.
"Alhamdulillah ada sejarah tercipta pecah rekor dunia renang master di SEAA Masters ini, apalagi spesial banget pecahnya di Indonesia venue stadion akuatik GBK Senayan," kata Harlin.
Menurut Harlin, pencapaian Shauna menjadi momentum istimewa bagi penyelenggaraan kompetisi renang master di Indonesia. Dia juga membandingkannya dengan sejarah pemecahan rekor dunia pada kategori atlet elite ketika Asian Games 2018 digelar di Jakarta.
"Pertama kali pecah rekor dunia renang master, kalau untuk atlet elit pecah rekor dunia sudah pernah di Asian Games 2018," ujarnya.
Harlin berharap pencapaian tersebut menjadi awal munculnya rekor-rekor baru dalam kompetisi renang master berikutnya. Dia menilai persaingan antarperenang tetap berlangsung sengit meskipun para peserta terbagi berdasarkan kelompok usia.
"Kami berharap pemecahan rekor dunia renang master ini bisa berulang lagi karena ini terasa istimewa yah walaupun renang master tapi persaingannya masih sangat sengit," ucapnya.
Catatan waktu 32,20 detik milik Shauna kini menunggu proses pengesahan World Aquatics. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, prestasi tersebut akan tercatat secara resmi sebagai rekor dunia renang master nomor 50 meter gaya dada putri kelompok umur 45-49 tahun di kolam 25 meter.
Editor: Abdul Haris