Sumut Rajai Kejurnas POBSI 2026, Hary Tanoesoedibjo Siapkan Turnamen Internasional
Sementara itu, Jawa Barat berada di peringkat ketiga setelah membawa pulang satu medali emas, dua medali perak, dan tujuh medali perunggu dari ajang tersebut.
"Juara umum dari Sumatera Utara, juara kedua ada dua provinsi yaitu Jawa Tengah dan Kepulauan Riau dan juara ketiga adalah Jawa Barat," lanjut Hary Tanoesoedibjo.
Hary menegaskan PB POBSI akan terus mempertahankan Kejurnas sebagai agenda tahunan. Menurut dia, kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan olahraga biliar di Indonesia.
Tidak berhenti pada kompetisi nasional, PB POBSI juga menyiapkan agenda internasional untuk meningkatkan level olahraga biliar Tanah Air. Hary menyebut salah satu turnamen internasional akan berlangsung di Bali pada akhir September 2026.
"Tentunya POBSI karena ini mengangkat biliar lebih hebat lagi menyelenggarakan juga event internasional, akhir bulan ini di Bali, ini yang kedua kalinya disamping ada juga Indonesia International Open yang sudah tiga kali yang sebetulnya bobot dunia," tandas dia.
Rangkaian kompetisi tersebut menjadi bagian dari langkah PB POBSI untuk memperluas kiprah biliar Indonesia. Setelah Kejurnas POBSI 2026 menghasilkan Sumatera Utara sebagai juara umum, perhatian berikutnya tertuju pada agenda internasional yang akan digelar PB POBSI.
Dengan mempertahankan Kejurnas sebagai agenda tahunan dan menghadirkan kompetisi bertaraf internasional, PB POBSI di bawah kepemimpinan Hary Tanoesoedibjo terus mendorong peningkatan prestasi serta eksistensi biliar Indonesia di level yang lebih tinggi.
Editor: Reynaldi Hermawan