Tembus 16 Besar, Amri/Nita Langsung Bidik Juara Kejuaraan Dunia di Musim Debut
Nita menjelaskan kondisi lapangan juga menjadi faktor penting dalam pertandingan tersebut. Pada gim pertama, Amri/Nita harus beradaptasi dengan kondisi kalah angin sehingga mereka lebih memilih menjaga pola permainan.
"Di gim pertama kondisinya kalah angin jadi tadi coba tahan dulu polanya sehingga mereka kebingungan sendiri. Di gim kedua kondisi sudah lebih enak karena kami menang angin," ujar Nita.
Sementara itu, Amri Syahnawi mengungkapkan persiapan menuju laga perdana berjalan cukup baik. Dia mengatakan waktu tiga hari sebelum pertandingan dimanfaatkan untuk pemulihan kondisi, penyesuaian, hingga mengembalikan fokus.
"Ada sekitar 3 hari sebelum match pertama tadi, cukup bagi kami untuk menyiapkan semuanya. Dari recovery, penyesuaian hingga pemngembalian fokusnya," tutur Amri.
Bagi Amri/Nita, tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2026 menjadi pengalaman pertama dalam karier mereka. Karena kesempatan tampil di turnamen tersebut sangat berharga, keduanya ingin memanfaatkan momentum dengan sebaik mungkin.
"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami, tidak semua orang bisa dapat jadi kami bertekad untuk memaksimalkan. Mudah-mudahan hasilnya maksimal, mudah-mudahan bisa bawa medali. Itu target kami," ungkap Amri.
Kemenangan atas Emre Sonmez/Yasemen Bektas membawa Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Mereka kini berusaha menjaga performa demi mewujudkan ambisi meraih hasil terbaik di turnamen tersebut.
Editor: Abdul Haris