Tempel Jorge Martin, Marc Marquez Kini Terancam Momok Mandalika: Belum Pernah Finis!
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan Grand Prix ketiga Marquez dalam empat balapan terakhir. Dia mengaku perubahan kecil pada motor sejak Sprint membuat perasaannya di atas Ducati semakin baik.
“Senang bisa kembali meraih 37 poin. Pada Jumat perasaan saya sudah bagus, tetapi setelah sedikit perubahan pada balapan Sprint, saya mulai merasa semakin baik,” kata Marquez, dikutip dari Crash.
“Target dalam balapan sudah jelas, mencoba memimpin secepat mungkin dan ketika sudah berada di depan, mencoba mengontrol ritme balapan sesuai keinginan saya. Ketika Martin sedikit menekan, saya juga menekan, tetapi tetap mencoba mengontrol risiko dan ritme,” ujarnya.
Marquez sebenarnya menargetkan mengambil alih posisi pertama sejak tikungan pembuka. Namun, start Martin lebih baik sehingga rencana tersebut tidak berjalan. Dia kemudian mengubah pendekatan dengan bersabar selama lap-lap awal.
“Posisi idealnya adalah tikungan pertama. Tetapi hari ini start dia bagus. Start saya tidak sebagus kemarin,” tutur Marquez.