Terpilih sebagai Ketum KOI, Raja Sapta Oktohari Ingin Bawa Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Antara ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 21:40 WIB
Terpilih sebagai Ketum KOI, Raja Sapta Oktohari Ingin Bawa Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Raja Sapta Oktohari terpilih sebagai Ketua Umum KOI periode 2019-2023 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (9/10/2019). (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

JAKARTA, iNews.id - Raja Sapta Oktohari terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk periode 2019-2023, pada kongres Pemilihan KOI di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (9/10/2019). Di KOI, Raja Sapta akan didampingi Warih Sadono sebagai wakil ketua.

Warih adalah Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, serta Ketua Umum Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) Provisi Kalimantan Barat. Kongres KOI diikuti oleh 57 cabang olahraga (cabor) yang terdiri atas 32 cabang olahraga Olimpiade dan 25 cabang non-Olimpiade.

Cabor Olimpiade memiliki tiga hak suara, sedangkan non-Olimpiade hanya satu hak suara. Usai terpilih sebagai Ketum KOI periode 2019-2023, Raja Sapta mengungkapkan tekadnya untuk membawa Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

“Kita sepakat bercita-cita untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Dan proses ini akan kita kejar dan raih pada saat Olimpiade Tokyo 2020 nanti,” ujar Okto, sapaan akrabnya, usai Kongres Pemilihan KOI.

Dia pun menjelaskan langkah yang diambil, yaitu dengan berupaya mengambil hati negara-negara yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020 nanti supaya mereka mau mempercayakan perhelatan Olimpiade 2032 diselenggarakan di Indonesia.

Selain itu, Dia juga akan memaksimalkan perannya, yang merupakan perwakilan Indonesia pada Kongres Konfederasi Balap Sepeda Asia (ACC) untuk melobi negara-negara lain agar membantu mewujudkan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Tak hanya itu, pria yang menjadi ketua INAPGOC untuk ajang Asian Para Games 2018 tersebut, juga akan merangkul cabang olahraga (cabor), terutama yang aktif di federasi internasional untuk memanfaatkan jaringannya.

“Yang akan kami lakukan dengan memaksimalkan peran-peran mereka yang aktif di federasi internasional karena dengan ini akan mudah menjangkau dunia dan membuat Indonesia jadi tuan rumah (Olimpiade 2032),” katanya.

Selain memilih ketum, hasil kongres juga mengumumkan anggota Komisi Etik (KE) KOI yang terpilih. Dari 16 peserta yang mendaftar, ada enam orang yang terpilih melalui voting untuk menjadi anggota KE KOI. Anggota KE tersebut terdiri atas empat cabang olahraga Olimpiade dan dua cabang non-Olimpiade.


Editor : Haryo Jati Waseso