Tersingkir dari Fuzhuo China Open 2019, Jojo: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan

Abdul Haris ยท Jumat, 08 November 2019 - 21:41 WIB
Tersingkir dari Fuzhuo China Open 2019, Jojo: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan

Jonatan Christie (Foto: PBSI)

FUZHOU, iNews.id –Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie harus pulang lebih cepat dari Fuzhou China Open 2019. Pria yang biasa disapa Jojo itu kandas straight game 16-21, 11-21 dari wakil Denmark Anders Antonsen pada perempat final di Haixia Olympic Sports Center, Jumat (8/11/2019) malam.

Sejak awal, Jojo memang terlihat kesulitan meladeni permainan Antonsen. Pebulutangkis ranking lima dunia tersebut terus bermain agresif dan menyerang pertahanan Jonatan.

Alhasil, Jojo tertinggal jauh 6-14. Kemudian, dia berusaha mengejar hingga 14-17, namun Antonsen menutup game pertama dengan kemenangan.

Pada game kedua, Antonsen juga terus menekan Jojo sampai unggul jauh 18-10 dan menutup permainan dengan kemenangannya.

“Saya merasa under perform banget, benar-benar enggak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Permainan saya tidak bisa keluar, mungkin salah cara pikir, dari awal bukan saya yang mengejar lawan, tapi saya yang dikejar terus,” kata Jojo, dikutip situs resmi PBSI.

“Setiap pukulan ragu, satu dua poin enggak berjalan jadi buntu, harusnya saya berpikir lebih keras dan menemukan motivasi dan semangat lebih” ucapnya.

Jojo menegaskan bukannya motivasinya kurang, tapi pada saat mengalami kebuntuan dia kesulitan cari jalan keluar.

“Saya harus bisa lebih termotivasi lagi, cari solusi. Ini yang bisa dilakukan pemain-pemain top seperti (Kento) Momota di kondisi seperti ini,” tuturnya.

“Intinya penyebab utama kekalahan tadi adalah cara pikir. Kalau cara main sebenarnya saya sudah tahu tapi apa yang sudah dipersiapkan di latihan, nggak bisa jalan sama sekali,” tambahnya.

Satu wakil Indonesia akan berlaga di semifinal turnamen Fuzhou China Open 2019. Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan bertanding melawan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.


Editor : Abdul Haris