Tes Shakedown MotoGP 2026 di Sepang Jadi Penentu Arah Musim
SEPANG, iNews.id – Tes shakedown MotoGP 2026 menjadi ajang pemanasan krusial jelang musim baru. Sirkuit Sepang kembali menjadi panggung uji coba tertutup sebelum tes resmi dan Grand Prix Malaysia.
Tes shakedown MotoGP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Januari di Sirkuit Sepang dan menjadi momen pertama aktivitas lintasan semi-resmi setelah berakhirnya musim 2025.
Berbeda dari tes resmi, shakedown MotoGP 2026 digelar oleh tim, bukan promotor, sehingga akses media sangat terbatas meski paddock dan service road Sepang tetap terbuka bagi jurnalis.
Tes ini juga menghadirkan jumlah pembalap yang jauh lebih sedikit. Regulasi konsesi MotoGP 2026 membuat Honda turun dari band D ke band C, sehingga pabrikan Jepang tersebut tidak lagi berhak menurunkan pembalap reguler seperti Luca Marini dan Joan Mir.
Marc Marquez Akui Belum 100 Persen jelang Tes MotoGP 2026 di Sepang
Dengan kondisi tersebut, hanya empat pembalap penuh MotoGP 2026 yang dipastikan turun lintasan, seluruhnya berasal dari Yamaha, yakni Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu.
Toprak Razgatlioglu memiliki dua status khusus sekaligus, yakni Yamaha masih masuk kategori konsesi dan statusnya sebagai rookie MotoGP, membuat dia memenuhi syarat tampil di tes shakedown MotoGP 2026.
Marc Marquez Setuju Aturan Restart MotoGP 2026, Ini Dampaknya bagi Pembalap
Selain Razgatlioglu, pendatang baru lainnya, Diogo Moreira, juga mendapat kesempatan turun lintasan bersama LCR Honda, memberi tambahan warna pada sesi uji coba ini.
Trackhouse Aprilia Bikin Kejutan, Dua Livery Siap Guncang MotoGP 2026
Tes di Sepang menjadi sangat penting karena uji coba pascamusim di Valencia hanya berlangsung satu hari akibat cuaca buruk. Razgatlioglu dan Yamaha sebelumnya hanya sempat menjalani satu hari tambahan tertutup.
Fokus utama Razgatlioglu pada tes shakedown MotoGP 2026 terletak pada adaptasi motor dan pengembangan ergonomi, sesuai permintaan khusus yang dia ajukan kepada Yamaha demi mempercepat transisi ke kelas utama.
Yamaha Monster Energy Pilih Jakarta, Mesin V4 Siap Guncang MotoGP 2026
Yamaha diprediksi menjadi pabrikan paling sibuk selama tes shakedown MotoGP 2026. Versi terbaru motor bermesin V4 akan debut di Sepang dengan perubahan besar pada aerodinamika serta rangka baru berdasarkan masukan seluruh pembalapnya.
Versi sebelumnya sempat digunakan Augusto Fernandez pada akhir musim 2025, dan dia juga kembali hadir dalam tes shakedown MotoGP 2026 untuk membantu pengembangan lanjutan.
Honda menurunkan Aleix Espargaro sebagai ujung tombak pengembangan motor saat ini, sementara Taka Nakagami difokuskan pada proyek mesin 850cc untuk regulasi MotoGP 2027.
KTM juga memanfaatkan tes shakedown MotoGP 2026 untuk mengejar ketertinggalan setelah dua tahun minim pengembangan akibat masalah finansial. Pol Espargaro memimpin program uji coba, dengan kemungkinan Dani Pedrosa ikut bergabung.
Ducati dan Aprilia memilih pendekatan lebih tenang. Ducati hanya menurunkan Michele Pirro, sementara Aprilia mengandalkan Lorenzo Savadori dengan paket pengembangan yang lebih konservatif.
Namun beban kerja Savadori justru meningkat signifikan. Dia juga diproyeksikan menggantikan Jorge Martin yang cedera pada tes pramusim resmi.
“Di Sepang, saya akan memiliki banyak pekerjaan terjadwal pada delapan motor, termasuk motor tim Trackhouse MotoGP, dan akan ada banyak solusi baru untuk dicoba, termasuk selama tiga hari tes resmi berikutnya,” kata Lorenzo Savadori dalam pernyataan tim.
Tes shakedown MotoGP 2026 menjadi indikator awal arah kekuatan pabrikan, sekaligus penentu kesiapan teknis sebelum seluruh grid turun penuh pada tes resmi dan seri pembuka musim.
Ducati: Michele Pirro
Aprilia: Lorenzo Savadori
KTM: Pol Espargaro, Dani Pedrosa
Honda: Aleix Espargaro, Diogo Moreira
Yamaha: Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, Toprak Razgatlioglu, Augusto Fernandez
Editor: Abdul Haris