Thomas dan Uber Cup 2020 Diundur, Ini Sikap PBSI

Reynaldi Hermawan ยท Kamis, 30 April 2020 - 05:23 WIB
Thomas dan Uber Cup 2020 Diundur, Ini Sikap PBSI

Thomas dan Uber Cup 2020 resmi ditunda (Foto: BWF)

JAKARTA, iNews.id – Kejuaraan bulutangkis Thomas dan Uber Cup 2020 kembali mengalami perubahan jadwal. Turnamen bakal digelar pada 3-11 Oktober mendatang.

Awalnya Thomas dan Uber Cup tahun ini akan dimainkan di Aarhus, Denmark, pada 16-24 Mei. Tapi jadwal diubah ke tanggal 15-23 Agustus.

Namun Pemerintah Denmark mengeluarkan kebijakan terbaru yakni melarang kegiatan yang melibatkan orang banyak sampai akhir Agustus 2020. Keputusan tersebut sebagai langkah untuk menekan penyebaran virus corona. Dengan demikian, Thomas dan Uber Cup dimundurkan lagi hingga Oktober mendatang.

Menanggapi itu, PBSI mengaku sangat bersyukur. Sebab menurut mereka, wabah corona sudah bisa teratasi ketika masuk bulan Oktober.

“Kalau lihat perkiraan di Indonesia, puncak Covid-19 akan ada di bulan Mei. Jadi bulan Juli atau Agustus mudah-mudahan sudah bisa normal,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto.

“Kalau perkiraan ini tepat, saya rasa Oktober waktu yang ideal. Artinya kami punya waktu bulan Agustus dan September untuk mematangkan persiapan,” ujarnya dalam rilis PBSI.

Hingga kini PBSI belum menyusun strategi untuk mengarungi kejuaraan Thomas dan Uber Cup 2020. Mereka masih menunggu perubahan kalender resmi dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

“Persiapan ke Thomas dan Uber Cup masih belum bisa ditentukan karena penyusunan strateginya tergantung jadwal turnamen-turnamen sebelumnya. Kalau dilangsungkan Oktober, berarti kami punya waktu lima bulan lagi,” ucap Budiharto.

“Memang akan lebih baik ada turnamen dulu sebagai pemanasan sebelum ke Denmark. Pemain juga perlu berada di situasi kompetisi untuk membuat mereka lebih siap, terbiasa dan terkondisi. Karena latihan tanpa kompetisi itu feel-nya beda,” tuturnya.

Baca Berita Lainnya di Okezone.com: Piala Thomas dan Uber 2020 Diputuskan Digelar pada Awal Oktober 2020

Editor : Bagusthira Evan Pratama