Timnas Basket Indonesia Terjebak Jadwal Maut di SEA Games 2025
JAKARTA, iNews.id – Timnas Basket Putra Indonesia dipaksa menghadapi jadwal maut pada SEA Games 2025 Thailand. Panitia merilis format pertandingan yang menempatkan pasukan Merah Putih bermain tiga hari beruntun tanpa jeda. Kondisi ekstrem ini menjadi tantangan paling berat bagi skuad asuhan manajemen nasional yang dipimpin Rivaldo Tandra Pangesthio.
Rivaldo memastikan timnya tidak gentar, meski jadwal yang dirilis terbilang brutal. Dia menegaskan sejak awal manajemen sudah mempelajari pola pertandingan dan mempersiapkan skenario menghadapi intensitas tinggi tersebut.
“Setelah melihat dan mempelajari jadwal pertandingan SEA Games 2025 yang telah dirilis, kami sebagai manajemen Tim Nasional merasa bahwa tim berada dalam kondisi siap untuk menghadapi format dan intensitas kompetisi yang ditetapkan,” kata Rivaldo dari laman Indonesia Basketball, Selasa (25/11/2025).
Indonesia tergabung satu pool dengan Myanmar, Singapura, dan tuan rumah Thailand. Timnas akan langsung dihantam ritme berat sejak laga pertama karena harus tampil dalam tiga pertandingan beruntun hanya dalam rentang tiga hari.
Timnas Basket Indonesia membuka laga melawan Myanmar pada 13 Desember 2025 di Nimibutr Stadium Thailand pukul 14.00 WIB. Tanpa waktu istirahat panjang, skuad Merah Putih kembali bertanding menghadapi Thailand pada 14 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.
Singapura menjadi lawan terakhir pada 15 Desember 2025 pukul 14.00 WIB. Jadwal ini membuat Indonesia hanya memiliki waktu recovery kurang dari 24 jam dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Meski jadwal tersebut berat, Rivaldo menegaskan Timnas Basket Putra Indonesia tidak akan terjebak dalam tekanan. Dia menyebut seluruh skema latihan memang disusun untuk menghadapi tantangan ekstrem seperti yang akan mereka hadapi di Thailand.
“Jadwal yang padat bukan hal baru bagi kami, karena sejak awal kami sudah merancang program persiapan untuk menghadapi skenario seperti ini,” ujarnya.
Salah satu langkah persiapan penting adalah simulasi jadwal padat selama sesi latihan di Jakarta serta rangkaian try out di Australia belum lama ini. Tim menjalani beberapa gim dalam waktu singkat untuk memastikan fisik dan mental pemain terlatih menghadapi kalender kompetisi yang mepet.
“Selama try out di Australia, tim juga sudah menjalani rangkaian pertandingan dan sesi latihan dengan jadwal yang sangat padat,” ucap Rivaldo.
Rivaldo menegaskan pengalaman tersebut menjadi modal vital. Pola latihan beruntun itu membantu pemain memahami ritme pertandingan cepat, kebutuhan recovery, serta cara menjaga konsistensi performa selama tiga hari tanpa henti.
“Harapannya, agar pemain dapat beradaptasi dengan ritme pertandingan beruntun, kondisi recovery yang cepat, serta tekanan kompetisi yang mirip dengan jadwal SEA Games. Pengalaman tersebut memberi pondasi penting bagi pemain dalam hal fisik, mental, dan konsistensi performa,” lanjutnya.
Dengan jadwal maut yang sudah menanti, Timnas Basket Indonesia tetap percaya diri. Persiapan matang dan mental kuat diyakini menjadi modal untuk mengatasi jadwal ekstrem dan mengamankan posisi terbaik pada SEA Games 2025.
13 Desember 2025
14.00 WIB Myanmar vs Indonesia
14 Desember 2025
19.00 WIB Thailand vs Indonesia
15 Desember 2025
14.00 WIB Indonesia vs Singapura
Editor: Abdul Haris