Tontowi Ahmad Pensiun, Ini 6 Titel Bergengsi yang Gagal Diraih
JAKARTA, iNews.id – Kehebatan pebulutangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad tak perlu diragukan. Segudang medali pernah dia sumbangkan untuk Ibu Pertiwi sepanjang kariernya di dunia bulutangkis.
Salah satu yang paling bergengsi yaitu hattrick All England 2012, 2013 dan 2014, kemudian Olimpiade Brasil 2016 dan Kejuaraan Dunia 2013 dan 2017. Sayangnya, koleksi piala dan medali di lemari Tontowi tak akan bertambah lagi.
Pebulutangkis asal Banyumas itu sudah memutuskan gantung raket Senin (18/5/2020). Tim iNews.id sudah merangkum ada beberapa kejuaraan bergengsi yang belum dia dapatkan. Berikut ulasan selengkapnya:
1. Asian Games
Tontowi sudah dua kali memperkuat Indonesia di Asian Games yaitu edisi 2014 dan 2018. Kedua hajatan multievent terbesar di Benua Kuning itu dia lewati dengan Liliyana Natsir.
Tontowi/Lilyana hanya mampu meraih medali perak pada edisi 2014 yang digelar di Korea Selatan. Empat tahun kemudian, mereka menggondol perunggu dalam kejuaraan yang berlangsung di Indonesia.
2. Denmark Open
Tontowi sepanjang karier juga tak pernah mencicipi naik podium tertinggi pada ajang yang satu ini. Pria 32 tahun itu empat kali mentas di sana yakni periode 2012, 2013, 2014, 2015 ditemani Liliyana.
Namun kutukan seperti menghantui mereka. Bagaimana tidak, dari keseluruhan ajang tersebut, Tontowi/Liliyana hanya berhasil jadi runner-up.
Tontowi ikut mewakili Indonesia di ajang Piala Sudirman 2013 di Malaysia serta 2015 dan 2019 di China.
Sayangnya, perjuangan kontingen Merah Putih hanya diganjar dengan raihan medali perunggu.
4. Korea Open
Pasangan Tontowi/Liliyana melangkah ke final Korea Open pada 2015. Sayangnya, misi mereka untuk mengumandangkan Indonesia Raya gagal dipupuskan duo China Zhang Nan/Zhao Yunlei.
Mereka kalah straight game dengan skor 16-21 dan 15-21.
5. Japan Open
Prestasi terbaik Tontowi dan Lilyana di ajang ini yakni pada periode 2015 ketika berhasil mencapai perempat final.
Namun mereka gagal melaju ke babak selanjutnya setelah disingkirkan Ko Sung-hyun/Kim Ha-na 16-21 dan 21-23.
6. Thomas Cup
Piala Thomas menjadi salah satu gelar juara yang belum pernah didapatkan Tontowi sepanjang kariernya. Sebab atlet berportur 183cm itu tak pernah terpilih mewakili Indonesia di ajang tersebut.
Editor: Abdul Haris