Tontowi Ahmad Pensiun, PBSI: Dia Sudah Harumkan Nama Bangsa

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Senin, 18 Mei 2020 - 17:15 WIB
Tontowi Ahmad Pensiun, PBSI: Dia Sudah Harumkan Nama Bangsa

Tontowi Ahmad. (Foto: PBSI)

JAKARTA, iNews.id – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berterima kasih atas semua jasa pebulutangkis ganda campuran Tontowi Ahmad. Pria yang akrab dipanggil Owi itu memutuskan gantung raket, Senin (18/5/2020).

Dengan begitu, dia menyusul mantan rekannya, Liliyana Natsir yang gantung raket tahun lalu. Bersama Butet –sapaan Liliyana-, Owi banyak menyumbang gelar untuk Indonesia. Di antaranya, mereka pernah meraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Saat itu, mereka merupakan satu-satunya atlet Indonesia yang mampu membawa pulang kepingan emas.

Selain itu, Owi/Butet pernah meraih dua medali emas di ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkas masing-masing di tahun 2013 dan 2017. Hal itu membuat pihak PBSI  berterima kasih.

“Tontowi telah mengajukan surat pengunduran diri per hari ini. PBSI mengucapkan terima kasih kepada Tontowi yang sudah berjuang dan berkontribusi dengan membawa banyak gelar juara dan mengharumkan nama bangsa Indonesia,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto di laman resmi PBSI.

Budiharto menganggap prestasi Owi/Butet pada Olimpiade 2016 sangat berarti bagi dunia bulutangkis Indonesia. Hal itu membuat Owi merupakan salah satu dari sedikit pebulutangkis Indonesia yang bisa menorehkan prestasi di level internasional.

“Puncak prestasi Tontowi adalah di Olimpiade Rio 2016. Setelah di Olimpiade London 2012 kita gagal menyumbang medali dari bulutangkis, di tahun 2016 bersama Liliyana, Tontowi berhasil mempersembahkan medali emas. Itu adalah jasa yang sangat dihargai oleh PBSI dan seluruh bangsa Indonesia,” ujarnya.

“Tontowi adalah seorang pekerja keras, tekun, tidak pernah mengenal lelah, terutama kalau dia sedang dapat tantangan. Saya kira ini bisa menjadi contoh teladan bagi atlet-atlet muda, kerja keras dan disiplinnya patut dicontoh,” ucap Budiharto.

Editor : Abdul Haris