Tony Ferguson Sindir Khabib Nurmagomedov: Jangan Sembunyi di Rusia!

Reynaldi Hermawan ยท Rabu, 01 April 2020 - 07:25 WIB
Tony Ferguson Sindir Khabib Nurmagomedov: Jangan Sembunyi di Rusia!

Duel Khabib Nurmagomedov (kanan) vs Tony Ferguson dijadwalkan terjadi pada 18 April mendatang. (Foto: Hiptoro)

DAGESTAN, iNews.idTony Ferguson menyindir keputusan calon lawannya, Khabib Nurmagomedov, yang memutuskan mudik ke Rusia jelang UFC 249. Duel itu rencananya digelar 18 April mendatang.

Namun pandemi virus corona (COVID-19) membuat lokasi pertarungan yang semula di Brooklyn, New York, Amerika Serikat kini masih abu-abu. Khabib yang awalnya berlatih di Negeri Paman Sam juga memutuskan pulang ke Dagestan, Rusia karena kebijakan pemerintah setempat yang membuat dirinya kesulitan berlatih.

Kondisi kini semakin buruk. Khabib dilarang meninggalkan Rusia berdasarkan arahan otoritas negara tersebut. Ferguson menggunakan momen tersebut untuk menyindir petarung yang dijuluki The Eagle itu.

“Tanggal 18 April semakin dekat dan Anda (Khabib) memilih bersembunyi di Rusia. Aturan larangan bepergian tidak akan menghalangi saya mengalahkan Anda,” kata Ferguson di Twitter.

“Jangan menggunakan aturan itu sebagai alasan untuk mundur dari pertarungan. Kirimkan kepada kami lokasi Anda,” ujarnya menambahkan.

Masih belum jelas bagaimana Presiden UFC Dana White menanggapi situasi rumit seperti ini. Tapi yang jelas, pria berkepala plontos itu tak ingin duel Khabib kontra Ferguson batal untuk kelima kalinya.

Sebelumnya, pertarungan mereka sempat diagendakan pada 2015, 2016, 2017 dan 2018 namun gagal karena berbagai macam alasan.

Pada 2015, duel gagal karena Khabib menderita cedera tulang rusuk dua bulan sebelum pertandingan. Setahun berselang, giliran Ferguson yang mundur akibat masalah pada paru-paru.

Kemudian pada 2017, Khabib bermasalah dalam acara timbang badan hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Terakhir pada 2018, insiden aneh terjadi. Pertarungan mereka batal karena Ferguson cedera otot setelah jatuh tersandung kabel.

Editor : Abdul Haris