Valentino Rossi Sindir Tim Teknisi Yamaha, Kenapa?
TAVULLIA, iNews.id – Pembalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, menyindir tim teknisi Yamaha soal pengembangan motor Yamaha. Dia mengatakan, para teknisi Yamaha sering mendengar pendapat dari para pembalap, tetapi tidak sering merealisasikan keinginan pembalap.
Sindiran ini dia sampaikan setelah Yamaha mendapat hasil yang kurang menggembirakan di MotoGP 2020. Pada musim ini, Yamaha memang mencetak kemenangan terbanyak. Tercatat ada tujuh kemenangan yang telah mereka raih melalui Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, dan Maverick Vinales.
Tetapi, prestasi besar diraih Morbidelli yang secara efektif menggunakan motor versi 2019. Dia mampu keluar sebagai runner-up, sementara yang lain tercecer begitu saja, termasuk Valentino Rossi yang mengakhiri musim di posisi ke-15.
Situasi ini membuat para pembalap melakukan kritikan. Rossi, Quartararo, dan Vinales semuanya kritis terhadap spesifikasi M1 2020. Khususnya kurangnya tenaga mesin, masalah grip belakang, dan kurangnya konsistensi dari balapan ke balapan.
Alex Briggs Sedih Berpisah dengan Valentino Rossi setelah 20 Tahun Bersama
Situasi ini kemudian membuat orang-orang bertanya apakah Rossi akan bergerak untuk terjun langsung menangani kondisi motor. Apalagi, saat ini dia sudah pindah ke tim baru yakni Petronas Yamaha SRT.
Terbongkar! Valentino Rossi Nyaris Pensiun 2012 Silam
Meski begitu, VR46 tetap menegaskan dirinya akan terlibat dalam pengembangan M1. Hanya saja, hal ini kembali lagi ke para teknisi yang disindir Valentino Rossi sering berbuat dengan keinginan sendiri. Karena itu, dia tak heran pada musim ini, Yamaha sedikit kesulitan untuk bersaing.
“Saya pikir saya akan terlibat seperti tahun ini. Jadi, tidak banyak berubah. Tetapi, kami perlu memahami apakah tahun ini saya sangat terlibat atau tidak. Saya tidak tahu,” ucap Rossi, dikutip dari Autosport, Selasa (15/12/2020).
Valentino Rossi Keren! Banyak Anak Didiknya Tembus MotoGP
“Hormat saya, yang bisa saya lakukan adalah memberikan semua pengalaman saya dan mencoba mengatakan apa yang kami butuhkan,” lanjut pembalap berusia 41 tahun tersebut.
“Tetapi, kurang lebih kami memiliki masalah serupa dari banyak waktu, jadi saya pikir tahun depan tidak akan banyak berubah,” ujarnya.
Curhat Valentino Rossi Ditinggal Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow
“Saya pikir bagaimanapun (para teknisi) Jepang mendengar komentar para pembalap, tetapi pada akhirnya mereka melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka sudah memikirkan apa yang ingin mereka lakukan,” ucapnya.
Editor: Abdul Haris