Viral Jorge Martin Dituduh Curang saat Start MotoGP Mandalika 2026, Kok Tak Kena Penalti?
LOMBOK, iNews.id - Jorge Martin menjadi sorotan setelah video gerakannya di garis start MotoGP Indonesia 2026 viral di media sosial. Pembalap Aprilia Racing itu dituding melakukan jump start saat balapan di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026), meski rekaman tersebut juga memperlihatkan alasan mengapa tindakannya tidak otomatis dianggap melanggar aturan.
Jorge Martin finis di posisi ketiga MotoGP Mandalika, di belakang rekan setimnya di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, dan Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia. Hasil tersebut juga mengantarkan Martin kembali memimpin klasemen kejuaraan dengan keunggulan dua poin atas Marc Marquez dari Ducati, yang menyelesaikan balapan di posisi keenam.
Namun, hasil balapan itu kemudian diikuti perdebatan di media sosial. Martin menjadi pusat perhatian setelah Laura Espargaro, pasangan pembalap penguji Honda Aleix Espargaro, mengunggah video yang memperlihatkan gerakan Martin di kotak start sesaat sebelum lampu merah padam.
Dalam rekaman tersebut, motor Martin terlihat bergerak ketika masih berada di posisi start. Video itu memicu tudingan jump start, yakni kondisi ketika pembalap bergerak lebih awal dari waktu start yang ditentukan.
Sejumlah pengguna media sosial juga memperdebatkan konsistensi penerapan hukuman. Mereka mempertanyakan apakah pembalap lain akan mendapatkan perlakuan serupa jika melakukan gerakan yang sama di garis start.