Windy Cantika Raih Perunggu Olimpiade, Erick Thohir: Selamat, Tradisi Medali Tetap Terjaga

Ibnu Hariyanto ยท Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:19:00 WIB
Windy Cantika Raih Perunggu Olimpiade, Erick Thohir: Selamat, Tradisi Medali Tetap Terjaga
Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan selamat kepada lifter Indonesia Windy Cantika Aisah yang meraih medali perunggu di Olimpiade 2020. (foto: Inews.id)

JAKARTA, iNews.id- Anggota IOC yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan selamat kepada lifter Indonesia Windy Cantika Aisah yang meraih medali perunggu di Olimpiade 2020. Dia meminta seluruh rakyat Indonesia memberikan dukungan penuh kepada kontingan Indonesia. 

"Selain mendoakan dan memberikan dukungan moral agar tradisi medali Olimpiade tetap tertahan, saya meminta agar rakyat Indonesia juga harus memasang bendera Merah Putih. Simbol bendera kebanggaan nasional itu penting dalam konteks terkini, yakni saat kita menghadapi pandemi. Kita harus berjuang bersama. Jangan bendera putih yang berarti menyerah dan membuat kita terpecah belah dan saling salah menyalahkan. Kita harus bersatu, bergotong royong sehingga Merah Putih terus berkibar," ujar Erick Thohir di Jakarta, Sabtu (24/7).

Indonesia mengirimkan 28 atlet ke Olimpiade 2020 yang berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Sebanyak 28 atlet tersebut akan berlaga di delapan cabang olahraga yaitu bulu tangkis, atletik, panahan, menembak, dayung, selancar, angkat besi, dan renang. 

Peluang untuk meraih medali, termasuk medali emas terdapat di cabang bulu tangkis dan angkat besi. Cabang angkat besi akan memulai pertandingan pada Sabtu (23/7) di di Tokyo International Forum, Jepang.

Windy Cantika Aisah memberikan medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Lifter berusia 19 tahun ini meraih medali perunggu di nomor 49kg putri. (foto: REUTERS)
Windy Cantika Aisah memberikan medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Lifter berusia 19 tahun ini meraih medali perunggu di nomor 49kg putri. (foto: REUTERS)

Indonesia melalui lifter putri, Windya Cantika Aisah di kelas 49 kg berhasil meraih medali perunggu. Hal itu menjadi medali pertama di Olimpiade kali ini. 

Meskipun di kelas tersebut terdapat para lifter tangguh seperti Hou Zhihui dari China, Saikhom Mirabai Chanu (India), dan Jourdan Delacruz (AS), Windy tetap mampu kibarkan Merah Putih.

"Tradisi medali Olimpiade di cabang angkat besi tak pernah putus sejak Olimpiade Sydney 2000. Hal itu tercapai melalui pembinaan dan regenerasi yang terjaga. Mari kita doakan tradisi ini tetap bertahan di Olimpiade Tokyo karena Indonesia memiliki kualitas lifter-lifter yang mendunia," ujarnya. 

Erick menambahkan sangat memahami persiapan atlet Indonesia menuju Olimpiade Tokyo lebih berat, termasuk bertanding di tengah situasi pandemi. Namun, mantan Ketua KOI, 2015-2019 itu berharap para atlet nasional tetap fokus, jaga kesehatan, dan mampu menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang punya prestasi tinggi di pentas olahraga dunia.

Editor : Ibnu Hariyanto