Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia Disebut Kehilangan Identitas, Sulit Bersaing dengan Vietnam
Advertisement . Scroll to see content

3 Alasan Timnas Indonesia U-20 Gagal Tekuk Moldova, Nomor 2 PR Besar Shin Tae-yong

Sabtu, 05 November 2022 - 10:25:00 WIB
3 Alasan Timnas Indonesia U-20 Gagal Tekuk Moldova, Nomor 2 PR Besar Shin Tae-yong
Timnas Indonesia U-20 bermain imbang 0-0 melawan Moldova U-20 pada laga uji coba, Jumat (4/11/2022). (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

2. Kerap Kehilangan Bola

Para pemain Timnas Indonesia U-20 masih sering kehilangan bola. Terlebih lagi, Moldova U-20 terkadang melakukan pressing yang cukup ketat, sehingga menyulitkan pergerakan Skuad Garuda Nusantara.

Selain itu, kualitas passing para pemain juga masih perlu diasah. Beberapa kali mereka salah memberikan umpan yang justru berakibat bola dikuasai oleh tim lawan.

Gelandang Timnas Indonesia U-20, Zanadin Fariz mengakui hal itu. Dia pun menegaskan, masalah ini memang diperhatikan betul oleh pelatih Shin Tae-yong.

“Menurut saya sebenernya teman-teman sudah cukup baik dan bagus, dan kurangnya mungkin terlalu kebanyakan hilang bola,” kata Zanadin dikutip dari Antara pada Sabtu (5/11/2022).

“Evaluasinya coach Shin selalu bilang harus lebih fokus dan konsentrasi, kurang-kurangi hilang bolanya, maksimal katanya hilang bola tiga kali,” sambungnya.

3. Kualitas Finishing yang Buruk

Timnas Indonesia U-20 kembali menunjukkan kelemahan mencolok. Kualitas finishing para pemain masih buruk. Tim pelatih perlu segera memperbaiki hal tersebut agar Skuad Garuda Nusantara mampu tampil produktif.

Sebagai contoh, Ginanjar Wahyu sempat mendapatkan peluang emas di depan gawang lawan. Dia hanya tinggal mengarahkan bola ke arah gawang yang kosong ditinggal sang kiper. Sayangnya, bola yang ditendang sang penyerang justru melebar.

Menurut gelandang Alfriyanto Nico, dirinya dan rekan setim mesti mengasah komunikasi antarlini. Dia juga menyinggung aliran bola mesti diperbaiki dan pemain depan harus benar-benar memanfaatkan peluang emas.

“Berjalannya pertandingan tadi masih banyak kekurangan juga, terutama dalam operan, build up, sama komunikasi,” kata Nico selepas pertandingan.

“Kita harus latihan jaga konsistensi dan pertahanan. Kemudian juga kita harus memperbaiki aliran bola ke depan dan memanfaatkan peluang yang ada,” lanjutnya.

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut