Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Exco PSSI Terbang ke Eropa, Hasil Seleksi Pelatih Timnas Indonesia Diumumkan Pekan Ini
Advertisement . Scroll to see content

3 Negara Eropa yang Sedang Mengalami Performa Buruk Menjelang Piala Dunia 2022, Pelatih Terancam Dipecat

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:00:00 WIB
3 Negara Eropa yang Sedang Mengalami Performa Buruk Menjelang Piala Dunia 2022, Pelatih Terancam Dipecat
Timnas Inggris menyongsong Piala Dunia 2022 dengan performa kurang meyakinkan. (Foto: REUTERS/Jennifer Lorenzini)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Terdapat 3 Negara Eropa yang sedang mengalami performa buruk menjelang Piala Dunia. Nahasnya para pelatihnya terancam dipecat jika gagal menampilkan permainan terbaik di ajang tersebut.

Segala sesuatu bisa terjadi di setiap perhelatan sepak bola termasuk Piala Dunia. Tidak ada jaminan tim-tim papan atas bisa selalu menang.

Contohnya pada Piala Dunia 2018, Jerman sebagai juara bertahan justru terpuruk pada fase grup. Padahal Tim Panzer tampil baik selama babak kualifikasi.

Piala Dunia 2022 sebentar lagi digelar. Namun, sudah ada tim dari Eropa yang menampilkan performa buruk menjelang event empat tahun tersebut. Entah penampilannya akan membaik atau semakin memburuk. Yang jelas pelatihnya terancam dipecat jika timnya tak mampu menampilkan permainan terbaik.

Siapa sajakah tim Eropa itu? Dikutip iNews.id dari berbagai sumber, ada tiga tim Eropa yang sedang mengalami performa buruk, berikut uraiannya.

Berikut 3 Negara Eropa yang Sedang Mengalami Performa Buruk Menjelang Piala Dunia 2022

1. Timnas Inggris

Timnas Inggris dalam performa buruk pada pertandingan internasional dan membuat posisi pelatih Gareth Southgate terancam dipecat. Hasil tidak memuaskan kembali dialami Timnas Inggris saat pertandingan internasional UEFA Nations League.

Terakhir mereka imbang saat melawan Jerman dengan skor 3-3 di Stadion Wembley, Inggris sempat tertinggal pada awal pertandingan. Hal ini membuat Inggris menambah panjang hasil negatif di pertandingan internasional khususnya di UEFA Nations League.

FA selaku induk sepak bola Inggris merasa was-was Inggris akan tampil buruk di Piala Dunia 2022. Pasalnya dalam enam pertandingan terakhir, Inggris tak pernah mampu meraih kemenangan. Dengan begitu bukan hal tidak mungkin jika FA akan mengambil tindakan pemecatan atas evaluasi performa di UEFA Nations League, sebelum Piala Dunia 2022.

2. Timnas Jerman

Timnas Jerman adalah satu negara yang selalu jadi favorit juara di setiap ajang internasional termasuk Piala Dunia. Namun, Timnas Jerman sedang mengalami persiapan yang bermasalah. UEFA Nations League yang seharusnya jadi tempat persiapan untuk Piala Dunia 2022 gagal dimanfaatkan Jerman.

Der Panzer hanya mampu menang satu kali dalam tujuh pertandingan yaitu 1 kali menang, 5 kali imbang dan 1 kali kalah. Dengan begitu, Hansi Flick sebagai pelatih Jerman tetap tenang melihat hasil pertandingan Jerman tersebut. Hansi Flick mengatakan bahwa lebih baik mendapat hasil buruk di UEFA Nations League ketimbang di Piala Dunia 2022 nanti.

3. Timnas Prancis

Tim dengan julukan Les Bleus ini sempat tampil gemilang di pertandingan internasional termasuk di UEFA Nations League dan EURO 2020. Namun, Timnas Prancis perlahan mengalami penurunan. Terakhir Prancis mengalami kekalahan saat melawan Denmark di UEFA Nations League A.

Beruntungnya Timnas Prancis tidak mengalami degradasi ke Liga B Kkarena Austria kalah dari Kroasia di laga lainnya, dengan begitu Prancis menutup fase grup diperingkat ketiga. Namun, hal tersebut adalah perfora buruk Prancis dan harus berhati-hati jelang tampil di Piala Dunia 2022.

Demikian 3 negara Eropa yang sedang mengalami performa buruk menjelang Piala Dunia 2022. Akankah mereka akan tampil lebih baik saat Piala Dunia 2022 di Qatar nanti atau malah mengalami hal buruk?

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut