4 Pemain Asing yang Terang-terangan Ingin Dinaturalisasi, Nomor 3 Pemain Persija

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 05 April 2020 - 13:05 WIB
4 Pemain Asing yang Terang-terangan Ingin Dinaturalisasi, Nomor 3 Pemain Persija

Logo Timnas Indonesia (foto: Pinterest)

JAKARTA, iNews.id - Memperkuat tim nasional (timnas) menjadi impian banyak pesepakbola, tanpa terkecuali mereka para pemain asing. Di Indonesia, ada empat pemain asing yang terang-terangan ingin dinaturalisasi.

Pada Piala AFF 2010, timnas Indonesia punya satu pemain naturalisasi yakni Irfan Bachdim dan Christian Gonzalez. Irfan lahir dan besar di Belanda namun memiliki darah Indonesia, sedangkan Gonzalez mendapat status Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menikahi wanit Indonesia plus sudah bermain selama lebih dari lima tahun.

Setelah itu, program naturalisasi pemain asing terus berjalan sampai sekarang. Tercatat sejumlah pemain asing yang berlaga di klub-klub Indonesia pernah berkesempatan membela timnas setelah resmi berkewargenegaraan Indonesia.

Sebut saja Greg Nwokolo, Ezra Walian, Otavio Dutra, Beto Goncalves dan terbaru Fabiano Beltrame yang belum lama ini menyandang status WNI. Selain nama-nama tersebut masih banyak pemain asing lainnya yang juga tertarik menjadi WNI dan membela skuad Garuda.

Berikut deretan empat pemain asing yang ingin dinaturalisasi:

1. Bruno Silva

Bruno Silva memperkuat PSIS Semarang sejak Liga 1 2019 lalu. Pemain asal Brasil tersebut tak ragu mengungkap keinginannya jadi WNI. Berada di Indonesia sejak 2018, Bruno jatuh cinta dengan keramahan serta atmosfer sepakbola tanah air. Untuk menjadi WNI, Bruno bisa mengajukan diri lewat jalur mandiri.

Penyerang PSIS Asal Brasil, Bruno Silva
Penyerang PSIS Asal Brasil, Bruno Silva

 

2. William Pacheco

Pacheco diketahui sudah lama ingin menyadang status WNI. Hal tersebut pernah dia sampaikan saat menjalani seleksi bersama Persija pada 2016 lalu.

Bek 28 tahun mengaku sering menyaksikan pertandingan timnas Indonesia dan tahu lagu Indonesia Raya. Memasuki tahun keempat di Indonesia, pemain asal Brasil yang kini memperkuat Bali United berharap bisa mendapatkan kesempatan dinaturalisasi.

Bek Bali United, William Pacheco (foto: Bali Utd)
Bek Bali United, William Pacheco (foto: Bali Utd)

 

3. Marco Simic

Siapa yang tak kenal penyerang Persija Jakarta yang satu ini, ya Marco Simic. Sejak direkrut dari klub Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT) pada 2018 lalu, penyerang asal Kroasia jadi mesin gol Macan Kemayoran.

Di musim pertama, Simic mampu mengantarkan Persija meraih trofi Liga 1, Piala Presiden, serta Boost Sportsfix Super Cup. Melihat pencapaiannya tersebut tak sedikit yang meminta PSSI menaturalisasi penyerang 32 tahun.

Simic tercatat pernah membela timnas Kroasia kelompok umur U-17 bersama bek Liverpool, Dejan Lovren. Namun, dia akan sulit sekali bersaing menembus timnas Kroasia.

Jatuh cinta dengan Indonesia, Simic menyatakan ketertarikannya jika timnas Indonesia membutuhkan jasanya.

"Jika negara, pelatih, dan pemilih serta masyarakat mengingikan saya (dinaturalisasi), saya siap dan saya ada di sini," kata Simic.

Penyerang Persija Jakarta Marko Simic menjadi tumpuan ketika timnya menghadapi Persipura Jayapura pada pekan ke-29 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (28/11/2019). (Foto: Instagram@persijajkt)
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic menjadi tumpuan ketika timnya menghadapi Persipura Jayapura pada pekan ke-29 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (28/11/2019). (Foto: Instagram@persijajkt)

 

4. Arthur Cunha

Pada Februari 2018, Arthur secara terang-terang menyatakan dirinya ingin menjadi WNI. Menyaksikan penampilan timnas sepakbola Indonesia U-23 di Asian Games 2018 menjadi salah satu faktor yang mendorong bek asal Brasil mau memperkuat skuad Garuda.

"Kalau ditanya mau jadi orang Indonesia, tentu saja mau. Namun sekarang tampaknya sulit," kata Arthur.

Pada November 2019, Arthur lagi-lagi memberi kode kepada PSSI agar mau menaturalisasinya. Dia yakin kemampuannya bisa berguna bagi timnas Indonesia.

Arthur Cunha Saat Masih Berseragam Arema (foto: Instagram)
Arthur Cunha Saat Masih Berseragam Arema (foto: Instagram)

 

Editor : Arif Budiwinarto