4 Pemain Keturunan Ini Diabaikan Shin Tae-yong, Nomor 3 Sempat Dilirik Man United

Hadi Febriansyah · Kamis, 14 Oktober 2021 - 13:48:00 WIB
4 Pemain Keturunan Ini Diabaikan Shin Tae-yong, Nomor 3 Sempat Dilirik Man United
Jack Brown sudah mencetak gol untuk Timnas Indonesia U-19 (Foto: Instagram @jack9brown)

JAKARTA, iNews.id - Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong memanggil 33 pemain untuk pemusatan latihan (TC) jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Di ajang tersebut Garuda Muda menghadapi Australia pada 27 dan 30 Oktober.

Nama-nama yang dipanggil Shin Tae-yong merupakan campuran dari pemain Timnas Senior yang baru saja melawan Taiwan dan beberapa pilar baru yang berangkat dari Indonesia. Selain itu ada beberapa pemain keturunan yang dipanggil.

Namun Shin Tae-yong mengabaikan empat pemain keturunan yang sebelumnya sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia. 

Berikut 4 pemain keturunan yang diabaikan Shin Tae-yong:

1. Luah Fynn Mahessa

Luah Fynn Jeremy Mahesa mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19 di Split, Kroasia. (Foto: PSSI)

Luah Mahessa merupakan pemain keturunan Jerman yang lahir pada 30 Juli 2002. Luah pernah ikut berlatih besama Timnas Indonesia yang ketika itu melakukan TC di Kroasia. Tidak hanya itu saja, Luah juga sempat bermain bersama dalam laga uji coba di Kroasia.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini memang belum terlihat kemampuannya ketika itu. Dia merupakan mantan pemain Bonner SC U-19. Luah mengawali karier sepakbolanya di DJK Sudwest Koln. Saat ini pemain berusia 19 tahun ini masih belum memiliki klub lagi setelah tidak lagi bermain untuk Bonner SC U-19.

2. Kelana Noah Mahessa

Kelana Noah Mahesa mengikuti seleksi bersama Timnas Indonesia U-19 di Split, Kroasia. (Foto: PSSI)

Kelana merupakan kakak kandung dari Luah, keduanya merupakan satu paket yang didatangkan Shin Tae-yong untuk dicoba di Timnas Indonesia U-19. Berbeda dengan Luah, Kelana merupakan pemain gelandang bertahan yang lahir pada 31 Januari 2001. 

Kelana mengawali karier di akademi Koln FC. Kemudian pada 2017 Kelana hengkang ke Viktoria Koln U-17 dan akhirnya merapat ke Bonner SC U-19 setahun setelahnya.

Di Bonner SC karier Kelana mengalami peningkatan. Pada usianya yang masih 19 tahun, lelaki yang juga memiliki darah Bukittinggi, Sumatra Barat, dari kakeknya itu telah menembus tim utama. Saat ini Kelana bermain untuk tim kasta kelima Liga Jerman, Frechen 20.

Editor : Reynaldi Hermawan

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: