5 Dosa Xabi Alonso hingga Dipecat Real Madrid, Salah Satunya Krisis Ruang Ganti
MADRID, iNews.id – Xabi Alonso resmi meninggalkan Real Madrid setelah tujuh bulan menukangi tim, keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Ada lima alasan utama yang menjadi faktor pemecatan sang pelatih, mulai dari performa tim hingga krisis ruang ganti.
Lima Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Real Madrid gagal meraih Piala Dunia Antarklub dan tampil mengecewakan di semifinal melawan PSG. Kekalahan di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona menjadi titik puncak tekanan. Di Santiago Bernabeu, kekalahan terhormat tidak cukup, dan hilangnya kepercayaan terhadap Alonso semakin parah.
Xabi Alonso dijanjikan membawa gaya pressing tinggi dan sepak bola agresif. Namun, tim tampil tanpa energi, kehilangan intensitas, dan kesulitan menembus pertahanan rendah lawan. Pressing tinggi hanya terlihat sesekali, seperti saat menghadapi Barcelona di Bernabeu, sementara performa keseluruhan terus menurun.
Xabi meminta lini tengah yang bisa mengendalikan ritme permainan, namun Madrid justru mendatangkan Franco Mastantuono seharga 60 juta euro, sementara Martin Zubimendi pergi ke Arsenal. Kepergian Luka Modric meninggalkan lini tengah tanpa kreator, membuat kombinasi Tchouameni, Camavinga, dan Valverde kurang efektif dalam mengendalikan permainan.