5 Klub Kejutan Musim Ini, Nomor 2 Berpeluang Juara
JAKARTA, iNews.id - Setiap musim selalu muncul klub-klub penuh kejutan, kehadiran mereka dianggap sebagai ancaman baru dominasi klub-klub langganan juara liga. Berikut ini lima klub kejutan dari sejumlah liga top Eropa.
Di Liga Italia, Juventus tak bisa nyaman di puncak klasemen sementara. Sebab posisi mereka masih dalam jangkauan klub di bawahnya. Sedangkan di Liga Spanyol, perebutan tempat ke kompetisi Eropa diramaikan bukan cuma diramaikan klub-klub besar seperti Valencia dan Athletic Bilbao.
Kehadiran klub-klub non-unggulan kerap menghadirkan warna tersendiri dalam sebuah kompetisi. Datang dengan motivasi tak cuma ingin numpang lewat, mereka kerap menampilkan permainan lepas tanpa beban.
Berikut ini lima klub kejutan dari sejumlah liga top Eropa seperti dikutip dari Sportskeeda.
Liga Belanda Resmi Disetop, Ini Respons Ajax dan AZ Alkmaar
1. AZ Alkmaar
Eredivisie 2019/2020 terpaksa dihentikan lebih awal akibat pandemi virus corona. Konsekuensinya, tak ada tim juara. Saat liga disetop, Ajax tengah memimpin klasemen dengan keunggulan selisih gol dari AZ Alkmaar di posisi dua.
AZ Alkmaar menjadi pesaing kuat Ajax di musim ini. Penampilan oke AZ Alkmaar dibawah John van den Brom sudah mulai terlihat sejak musim lalu dimana mereka finish di urutan empat pada klasemen akhir.
Resep sukses tim berjuluk The Cheeseheads adalah mengandalkan pemain muda. Myron Boadu, Calvin Stengs, Teun Koopmeiners, adalah beberapa nama yang menjadi kejutan musim ini.
Jelang dibukanya jendela transfer musim panas pada Juni mendatang, tak menutup kemungkinan salah satu dari ketiga pemain itu akan direkrut oleh tim besar Eropa.
2. Lazio
Tim asuhan Simone Inzaghi tampil mengejutkan di Serie A musim ini. Padahal, di awal musim Lazio masih berkutat di papan tengah pada giornata kelima, dengan hasil dua menang, satu seri, dan dua kalah.
Namun, setelah itu Le Aquile melesat. Lazio tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan berikutnya dengan mencatatkan 17 kali menang dan empat seri.
Hasilnya, saat ini mereka menempati peringkat kedua dengan koleksi poin 62. mereka hanya tertinggal satu angka dari Juventus yang berada di puncak klasemen. Lesatan Lazio itu diluar dugaan. Pasalnya, banyak pihak menilai Inter Milan bakal menjadi penantang kuat Juventus.
3. Getafe
Kiprah Getafe di Eredivisie terbilang begitu mengejutkan. Los Azulones sanggup merangsek ke peringkat lima. Skuad arahan Pepe Bordalas itu masih punya peluang memperebutkan satu tempat ke Liga Champions musim depan.
Sejak promosi ke La Liga pada 2017/2018, Getafe menunjukkan peningkatan performa. Di musim pertama promosi, mereka mampu menembus 10 besar dengan finish di peringkat delapan klasemen akhir musim.
Prestasi mereka musim lalu bahkan lebih fenomenal yakni peringkat lima dna berhak meraih tiket ke Liga Europa.
Saat berlaga di Liga Europa 2019/2020, Getafe sukses menyingkirkan Ajax Amsterdam dari babak 32 besar.
4. Union Berlin
Menyebut Berlin yang terlintas pertama kali adalah klub Hertha Berlin. Namun, bukan cuma Hertha penghuni ibukota Jerman, klub lainnya adalah Union Berlin.
Berstatus sebagai tim promosi, Union Berlin saat ini masih menghuni peringkat 11 klasemen sementara Bundesliga. Namun, koleksi poin 30 mereka hanya berselisih tujuh dengan Schalke 04 di peringkat enam yang merupakan batas akhir ke Liga Europa musim depan.
Lebih hebat lagi, tim yang dilatih Urs Fischer itu tidak diperkuat oleh nama-nama besar. Die Eisernen paling banter hanya memiliki Neven Subotic yang pernah membela Borussia Dortmund, serta Felix Kroos, yang merupakan adik dari Toni Kroos.
5. Sheffield United
Berstatus sebagai tim promosi di Premier League 2019/2020, Sheffield United mampu bersaing di jalur perebutan kompetisi Eropa. The Bladesuntuk sementara duduk di peringkat tujuh dengan nilai 43 dari 28 pertandingan.
Mereka hanya berselisih lima angka dengan Chelsea di peringkat empat, tetapi memiliki satu pertandingan lebih sedikit. Kiprah Sheffield United tidak bisa dilepaskan dari sang pelatih, Chris Wilder.
Juru taktik berkebangsaan Inggris itu merupakan mantan pemain sekaligus seorang penggemar berat Sheffield United. Lelaki berusia 52 tahun itu kini menjadi pesaing utama Jurgen Klopp untuk gelar Pelatih Terbaik Tahun Ini.
Skuad Sheffield United bahkan tidak dihuni nama besar. Namun, mereka sanggup menggaet Sander Berge yang merupakan incaran MU dan Liverpool pada Januari lalu.
Editor: Arif Budiwinarto