5 Klub Siluman Liga Indonesia di Kasta Teratas, Madura United Paling Rumit
Putra Samarinda akhirnya kalah pamor dari Pusamania Borneo FC. Pusamania Borneo FC lalu melenggang sendirian sebagai wakil Samarinda di Liga Indonesia. Setelah berhasil juara di Divisi Utama pada 2014, klub ini lalu promosi ke Liga Super Indonesia (ISL) pada tahun 2015.
Pada tahun 2017, Pusamania Borneo FC menghilangkan nama depannya dan jadilah klub tersebut bernama Borneo FC hingga saat ini.
Bali United lahir dari karut marutnya klub asal Putra Samarinda. Setelah mengalami krisis dan mulai kalah pamor dengan Borneo FC, manajemen akhirnya memutuskan untuk menjual klub tersebut.
Saat itu, klub ini masih bernama Bali United Pusam setelah mengakuisisi Putra Samarinda. Hardiansyah Hanafiah selaku pemilik klub menjualnya ke Keluarga Tanuri dan lahirlah Bali United yang mulai pentas di kancah sepak bola nasional pada 2015.
Klub siluman berikutnya yang ada di Liga 1 Indonesia adalah Madura United. Berbicara sejarah klub ini terbilang cukup rumit. Pasalnya, klub ini lahir dari DNA Pelita Jaya yang telah mengalami gonta-ganti identitas dan kepemilikan berkali kali.
Sejak tahun 2002, Pelita Jaya telah tercatat enam kali berganti nama, sebelum menjadi Madura United. Singkatnya, era Pelita Jaya berakhir pada tahun 2015. Saat itu, nama tim ini adalah Pelita Bandung Raya (PBR). PBR lalu sempat dijual ke Pemerintah Kota Bekasi. Tidak lama kemudian, klub ini diakuisisi oleh Madura United.
Pelita Krakatau Steel (2002-2006)
Pelita Jaya Purwakarta (2006-2007)
Pelita Jawa Barat (2008-2009)
Pelita Jaya Karawang (2010-2012)
Pelita Bandung Raya (2012-2015)
Persipasi Bandung Raya (2015)
Madura United (2016-Sekarang)
Itulah 5 klub siluman Liga Indonesia yang pentas di kasta teratas. Jika berbicara nama baru, ada juga klub Rans Nusantara FC dan Dewa United yang juga dicap sebagai klub siluman.
Editor: Komaruddin Bagja