Argentina Dibayangi Hukuman Berat FIFA jelang Final Piala Dunia 2026
"Piala Dunia mungkin bukan milik kami, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kami. Sikap kami tidak berubah. Hak menentukan nasib sendiri berada di tangan penduduk pulau tersebut dan komitmen kami terhadap Falkland tidak akan pernah goyah," tutur Keir.
"Secara lebih luas, tindakan lebih lanjut merupakan urusan FIFA. Namun, Piala Dunia sejauh ini berlangsung luar biasa dan sejak awal kami selalu menyampaikan politik harus dijauhkan dari sepak bola," ucapnya.
Partai Liberal Demokrat Inggris juga mengirim surat kepada FIFA agar pemain Argentina yang terlibat dalam insiden tersebut dilarang tampil pada final melawan Spanyol. Pemimpin partai Ed Davey menilai FIFA perlu bersikap konsisten.
"Pada Agustus 2024 Rodri dan Alvaro Morata mendapat larangan bermain satu pertandingan karena menyanyikan 'Gibraltar adalah milik Spanyol'. Kini para pemain Argentina yang merayakan kemenangan dengan spanduk 'Falkland adalah milik Argentina' juga harus dilarang tampil di final."
Sehari setelah insiden tersebut, juru bicara FIFA menyampaikan Komite Disiplin Independen FIFA masih mempelajari laporan pertandingan sebelum menentukan langkah berikutnya.