Bale Ungkap Cara Jenius Zidane Melatih Real Madrid, Taktik Hanya 15 Menit
Bale menjelaskan tipe pelatih yang mampu menangani klub sebesar Real Madrid harus memiliki kemampuan manajemen pemain yang kuat. Dia bahkan menyinggung situasi yang dialami Xabi Alonso saat membahas topik tersebut.
“Saya tidak terkejut Xabi Alonso dipecat oleh Real Madrid. Jika mencoba terlalu memikirkan taktik secara berlebihan di Real... Anda hanya perlu sangat hebat dalam mengelola orang. Menjaga para pemain tetap bahagia. Membiarkan mereka melakukan yang terbaik di lapangan," kata Bale dikutip dari Sport Bible.
Zinedine Zidane Ungkap Sosok Paling Fantastis di Real Madrid, Semua Sampai Terpana
Bale kemudian membandingkan gaya kepelatihan Carlo Ancelotti dan Zinedine Zidane. Menurut dia, dua pelatih tersebut menjadi contoh sukses dalam mengelola pemain di klub besar.
“Ancelotti? Dia seperti sahabat terbaik Anda. Tetapi dia punya sisi tegas: jika Anda berlatih buruk, dia akan benar-benar memarahi Anda, siapa pun itu. Hal yang sama terjadi saat jeda babak pertama, tetapi dia memiliki keseimbangan yang sempurna,” kata Bale.
Real Madrid Dipermalukan Getafe, Arbeloa Semprot Mastantuono
“Carlo tahu cara mengelola orang lebih baik dari siapa pun. Bahkan jika Anda tidak bermain, dia membuat Anda merasa seperti sahabat terbaiknya. Dia memiliki kemampuan menjaga semua orang tetap bersemangat dan menciptakan semua kondisi untuk kerja tim," tuturnya.
Bale kemudian memberikan pengakuan mengejutkan tentang pendekatan Zidane dalam sesi latihan. Menurut dia, pelatih asal Prancis tersebut tidak terlalu fokus pada aspek taktik dalam latihan harian.
“Zidane sebagai pelatih? Sejujurnya, dia tidak banyak melakukan apa-apa,” ujar Bale.
“Kami membahas sedikit taktik sebelum pertandingan melawan Barcelona atau Bayern—sekitar 15 menit latihan bertahan. Selain itu hanya permainan penguasaan bola, latihan menembak, lalu kami pulang," ucapnya.
Meski begitu, Bale menilai Zidane tetap mendapat rasa hormat besar dari para pemain karena reputasinya sebagai legenda sepak bola dunia.
“Tetapi dia mendapatkan rasa hormat berkat kualitasnya sebagai pemain. Dia ikut berlatih, bahkan beberapa kali mengalahkan saya – dia masih dalam kondisi fisik yang sangat baik.”
Editor: Reynaldi Hermawan