Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mariano Peralta Cetak Gol Perdana di Liga, Igor Tolic Beberkan Fakta Mengejutkan
Advertisement . Scroll to see content

Bobotoh 16 Tahun Meninggal usai Persib Vs Garudayaksa FC, Ketua Viking Buka Suara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:08:00 WIB
Bobotoh 16 Tahun Meninggal usai Persib Vs Garudayaksa FC, Ketua Viking Buka Suara
Bobotoh Persib berusia 16 tahun berinisial ARK meninggal dunia usai laga kontra Garudayaksa FC di Bogor (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Kabar duka ini mengundang berbagai respons dari pendukung Persib. Sejumlah Bobotoh menyampaikan belasungkawa dan doa untuk almarhum melalui media sosial.

Tobias Ginanjar Minta Bobotoh Menahan Diri

Ketua Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar, turut menanggapi kabar meninggalnya seorang Bobotoh tersebut. Dia meminta para pendukung Persib tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik baru sambil menunggu keterangan resmi kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Tobias melalui akun X miliknya. Dia juga mengajak Bobotoh mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Barudak tahan ya,jgn melakukan hal yg dpt memicu konflik baru. Kita sabar tunggu pernyataan resmi dr pihak kepolisian yg td info insyaAllah secepatnya akan melakukan rilis. Untuk Alm Arief Rahman Kusuma kita doakan semoga husnul khotimah dan diampuni segala dosanya oleh Allah SWT," tulis Tobias di X.

Pernyataan itu menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif sembari menunggu penjelasan dari pihak berwenang. Sampai keterangan resmi disampaikan, penyebab kematian ARK dan rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan masih belum dapat dipastikan.

Jenazah ARK dimakamkan di Kampung Kebun Dukuh, RT 03 RW 09, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Kepergian remaja tersebut meninggalkan duka bagi keluarga dan sesama pendukung Persib Bandung.

Peristiwa ini menjadi perhatian di tengah euforia kemenangan Persib atas Garudayaksa FC. Penjelasan resmi kepolisian diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kronologi kejadian dan penyebab kematian korban.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut