Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Final Piala Afrika 2025 Ricuh, Sadio Mane Muncul sebagai Penyelamat
Advertisement . Scroll to see content

Brahim Diaz Menangis usai Penalti Panenka yang Gagal Bikin Maroko Gagal Juara Piala Afrika 2025

Senin, 19 Januari 2026 - 13:45:00 WIB
Brahim Diaz Menangis usai Penalti Panenka yang Gagal Bikin Maroko Gagal Juara Piala Afrika 2025
Gelandang Timnas Maroko, Brahim Diaz. (Foto: The Independent)
Advertisement . Scroll to see content

Kegagalan penalti itu memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Momentum sepenuhnya berbalik ke Senegal yang tampil lebih tenang meski sebelumnya dilanda emosi.

Pada menit ke-94, Pape Sarr mencetak gol spektakuler lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Senegal dan menghancurkan harapan Maroko meraih gelar Piala Afrika pertama sejak 1976.

Brahim Diaz yang ditarik keluar lebih awal di extra time terlihat sangat terpukul. Dia menangis di akhir laga dan tampak sangat terpukul saat menerima sepatu emas dari Presiden FIFA Gianni Infantino, meski menjadi top skor turnamen dengan koleksi lima gol.

Pelatih Timnas Maroko Walid Regragui menilai waktu menunggu yang panjang sebelum penalti memengaruhi kondisi mental pemainnya. 

“Dia punya banyak waktu sebelum mengambil penalti dan itu pasti mengganggunya. Tapi kami tidak bisa mengubah apa yang terjadi. Itu pilihan dia, dan sekarang kami harus melihat ke depan,” ujar Regragui, dikutip The Independent. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut